Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Hiruk-pikuk politik kerap membuat orang lupa akan kesejatian manusia. Dinamika dan eskalasi politik membuat lupa bahwa manusia diwajibkan untuk peduli dan memiliki semangat berbagi.
Demikian disampaikan Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif saat memberikan sambutan pada kegiatan Gebyar Ramadan di Mapolsek Mauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (25/5/2019).
“Kesejatian manusia adalah berbagi dan peduli kepada sesama dengan memberikan sebagian harta kepada yang membutuhkan dan memfokuskan diri pada kegiatan ibadah, ” kata Sabilul.

Dikatakan Sabilul, pesta demokrasi Pemilu 2019 telah dilewati masyarakat. Ia meminta masyarakat agar tidak mudah terhasut dengan adanya berita-berita bohong. Ia juga meminta agar masyarakat tidak melontarkan kalimat hasutan atau provokasi yang dapat memicu perselisihan.
“Kita serahkan semua kepada instansi-instansi terkait dalam melaksanakan tugas Pemilu 2019,” ucapnya.
Baca Juga :
Sabilul menerangkan, kegiatan Gebyar Ramadan merupakan kegiatan hasil kerja sama Polresta Tangerang dan Baznas Kabupaten Tangerang. Kegiatan itu, kata dia, diisi dengan pemberian bantuan 450 paket sembako Ramadan untuk masyarakat.

Ia menambahkan, paket sembako itu berasal dari zakat profesi anggota Polresta Tangerang yang dikeluarkan setiap bulan.
“Maka pada sore ini merupakan sebagian dari hasil zakat yang telah dikeluarkan,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua Baznas Kabupaten Tangerang KH. Afif Afifi mengatakan, 450 paket sembako yang didistribusikan ke masyarakat memiliki nominal Rp100 ribu per paket. Ia pun berharap, langkah Polresta Tangerang dapat menginspirasi serta diikuti pihak lain.(RMI/HRU)
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGAparat Polresta Tangerang meringkus enam anggota komplotan polisi gadungan yang kerap melakukan pemerasan terhadap masyarakat.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Kericuhan mewarnai eksekusi bangunan liar (bangli) yang berdiri di lahan milik PT. Gradya Murni Utama, perusahaan pengembang properti di Desa Jeungjing, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, pada Kamis 25 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews