Connect With Us

Polantas Berkostum Adat Bagi-Bagi Hadiah di Tigaraksa, Pemotor Kaget

Maya Sahurina | Senin, 1 Juli 2019 | 11:17

Para petugas pengatur arus lalu lintas Satlantas Polresta Tangerang mengenakan pakaian adat dan memberikan para pengendara bunga, cokelat dan helm. yang melintas di lampu merah Tigaraksa, Jalan Raya Serang, Cikupa, Senin (1/7/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Pemandangan unik terjadi di lampu merah Tigaraksa, Jalan Raya Serang, Cikupa, Senin (1/7/2019) pagi.

Tak seperti biasa, petugas pengatur arus lalu lintas Satlantas Polresta Tangerang diterjunkan dengan mengenakan pakaian adat, serta berbagai seragam sesuai dengan kesatuan yang ada di tubuh Polri.

BACA JUGA:

Para pengendara yang melintas pun tak menyangka jika mereka yang mengenakan kostum adat adalah petugas kepolisian.

Mereka baru tersadar saat  lanudiberhentikan kendaraannya  diberhentikan, kemudian mendapatkan himbauan untuk tertib berlalu lintas.

Pengendara yang beruntung pun mendapatkan tanda cinta dari para petugas berupa bunga, cokelat dan helm.

"Ini bentuk apresiasi kami karena anda sudah tertib berlalu lintas. Jaga keselamatan. Selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas. Terima bunga ini dari kami," ujar Bripka Budiansyah, petugas Satlantas Polresta Tangerang yang berkostum adat Betawi.

Pemotor wanita yang diberhentikan pun tampak sumringah saat menerima bunga tersebut.

Hal serupa juga dilakukan oleh petugas yang berkostum adat Sunda, Jawa, Banten dan Batak.

Kasat Lantas Polresta Tangerang Kompol Ari Satmoko pun melakukan hal yang sama. Seorang pemotor yang tampak buru-buru sehingga berusaha menyalip kendaraan di depannya kaget ketika diberhentikan petugas.

"Bapak mau kemana? Hati-hati berkendara, jangan ugal-ugalan?" Tanya Ari kepada pemotor tersebut.

Dengan wajah gugup, pemotor tersebut menjawab bahwa ia mau pulang ke rumah setelah mengantar istrinya kerja. Setelah mendapatkan wejangan untuk tertib berlalu lintas. Ari kemudian memberikan bunga sebagai tanda cinta.

"Jaga keselamatan berlalu lintas. Jangan ugal-ugalan," pesan Ari yang dijawab dengan senyum sumringah pemotor itu.

Ari juga memberikan hadiah helm kepada pemotor yang kondisinya helmnya tidak standar. Serupa, pemotor yang beruntung itu pun tersenyum karena mendapatkan hadiah helm baru.

Dikatakan Ari, kegiatan tersebut sebagai  mencoba refleksi institusinya saat perayaan HUT Bhayangkara yang jatuh pada hari ini.

Kata Ari, pakaian adat menggambarkan keanekaragaman budaya Indonesia. Sementara, berbagai seragam yang dikenakan petugas sesuai kesatuannya untuk memperkenalkan kepada masyarakat beragam kesatuan di tubuh Polri.

"Petugas berseragam adat merefleksikan bahwa Indonesia ini beragam, baik suku maupun budaya. Namun, keberagaman itu justru menjadi pemersatu kita," jelas Ari.(RAZ/RGI)

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

KOTA TANGERANG
Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41

Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill