Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANGNEWS.com-Kebutuhan ikan masyarakat Kabupaten Tangerang mencapai 60 ton per hari. Hal ini menjadi peluang usaha budidaya ikan yang cukup menjanjikan.
"Ini bisa menjadi peluang bagi usaha budidaya ikan di Kabupaten Tangerang," ujar Sugih Surya Galih, Kasie Teknologi Produksi dan Usaha Budidaya pada Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Jumat (5/7/2019).
BACA JUGA:
Untuk memastikan aspek kesehatan ikan, pihaknya juga membuka pos pelayanan kesehatan ikan terpadu, bagi masyarakat Kabupaten Tangerang yang membudidayakan ikan. Pelayanan tersebut pun disediakan secara gratis.
Pelayanan itu dilakukan untuk pencegahan penyakit ikan dan lingkungan di seluruh tempat pembudidayaan ikan Kabupaten Tangerang.

"Sasarannya adalah meminimalisir penyakit ikan dan lingkungan, contohnya pemberian vitamin dan obat-obatan yang mendukung pertumbuhan dan kesehatan ikan," tambahnya.
Selain itu, pihaknya juga menyediakan antibiotik untuk ketahanan ikan yang dibudidayakan oleh masyarakat. Hal tersebut dilakukan agar ikan-ikan yang dibudidayakan oleh masyarakat dapat terbebas dari penyakit.
"Seperti pemberian antibiotik, probiotik, vitamin C, dan obat obatan lainnya untuk mengantisipasi kejernihan air, karena tujuan kita memang ingin meningkatkan kualitas ikan yang dibudidayakan oleh masyarakat," tandasnya.(RAZ/RGI)
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGTujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews