Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Kebutuhan ikan masyarakat Kabupaten Tangerang mencapai 60 ton per hari. Hal ini menjadi peluang usaha budidaya ikan yang cukup menjanjikan.
"Ini bisa menjadi peluang bagi usaha budidaya ikan di Kabupaten Tangerang," ujar Sugih Surya Galih, Kasie Teknologi Produksi dan Usaha Budidaya pada Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Jumat (5/7/2019).
BACA JUGA:
Untuk memastikan aspek kesehatan ikan, pihaknya juga membuka pos pelayanan kesehatan ikan terpadu, bagi masyarakat Kabupaten Tangerang yang membudidayakan ikan. Pelayanan tersebut pun disediakan secara gratis.
Pelayanan itu dilakukan untuk pencegahan penyakit ikan dan lingkungan di seluruh tempat pembudidayaan ikan Kabupaten Tangerang.

"Sasarannya adalah meminimalisir penyakit ikan dan lingkungan, contohnya pemberian vitamin dan obat-obatan yang mendukung pertumbuhan dan kesehatan ikan," tambahnya.
Selain itu, pihaknya juga menyediakan antibiotik untuk ketahanan ikan yang dibudidayakan oleh masyarakat. Hal tersebut dilakukan agar ikan-ikan yang dibudidayakan oleh masyarakat dapat terbebas dari penyakit.
"Seperti pemberian antibiotik, probiotik, vitamin C, dan obat obatan lainnya untuk mengantisipasi kejernihan air, karena tujuan kita memang ingin meningkatkan kualitas ikan yang dibudidayakan oleh masyarakat," tandasnya.(RAZ/RGI)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGProses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews