Lansia di Pondok Aren Ditikam Tetangga saat Lagi Asuh Cucu
Senin, 4 Mei 2026 | 10:45
Peristiwa mencekam terjadi di Jalan Jombang Raya, Gang Buntu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 3 Mei 2026 siang.
TANGERANGNEWS.com-Empat anggota Gerakan Pramuka golongan Penggalang Kabupaten Tangerang menjadi petugas Apel Besar Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-58 tingkat nasional di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Rabu (14/8/2019).
Apel besar yang diikuti 10.600 peserta itu, dihadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo selaku Inspektur upacara.
Empat anggota Pramuka Penggalang Kabupaten Tangerang itu Muhamad Rifqi, siswa SMPN 2 Cisoka sebagai petugas pengucap Pancasila, Muhammad Galang Saskia Ilham pelajar SMPN 1 Cisoka sebagai petugas pengucap Pembukaan Undang-Undang Dasar
(UUD) 1945, Wildan Azzikri Taufik pelajar SMPN 2 Cisoka sebagai petugas pengucap Dasa Dharma dan Nasya Putri Azzahra pelajar MTS Miftahul Jannah Cikupa sebagai petugas pengucap Pancasila.
Keempat putera dan puteri Kabupaten Tangerang itu sukses menjalankan tugasnya sebagai petugas upacara yang juga dihadiri Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto serta beberapa Menteri Kabinet Indonesia.

Kesempatan bertemu orang nomor satu di Indonesia itu pun menjadi kebanggaan bagi empat anggota Pramuka Penggalang itu. Mereka bahkan sempat berpose bersama dengan Jokowi.
"Saya merasa bangga menjadi petugas Apel Besar HUT Pramuka tingkat nasional. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga," ungkap Muhammad Galang Saskia Ilham, petugas pengucap Pembukaan Undang-Undang Dasa (UUD) 1945.
Baca Juga :
Menurutnya, tidak mudah menjadi petugas apel besar itu, karena harus berkompetisi melalui seleksi yang ketat.
"Alhamdulilah, kami terpilih dan berhasil menjalankan tugas sebagai petugas apel besar ini," imbuhnya.
Sementara Wakil Ketua Kwartir Cabang Kabupaten Tangerang bidang binamuda Achmad Taufik mengatakan turut bangga atas keberhasilan empat anggota Pramuka tersebut.
"Ini adalah salah satu bukti hasil pembinaan yang dilakukan seluruh elemen Pramuka di Kabupaten Tangerang yang didukung Pak Bupati selaku Mabicad (Majelis Pembina Cabang) dan Pak Sekda selaku Ketua Kwarcab Kabupaten Tangerang," ujar Taufik yang juga menjabat Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang.
Ia menjelaskan, sebelum terpilih menjadi petugas upacara, keempat anggota Pramuka itu melalui tahapan seleksi yang ketat.
"Kami lakukan seleksi di tingkat Kabupaten Tangerang, lalu tingkat Banten. Hasilnya, 4 adik-adik kita berhasil lolos ke tingkat nasional," pungkasnya.(RMI/HRU)
Peristiwa mencekam terjadi di Jalan Jombang Raya, Gang Buntu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 3 Mei 2026 siang.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja. Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews