Connect With Us

Ratusan Relawan Bersihkan Pantai Tanjung Kait dari Sampah Plastik

Maya Sahurina | Minggu, 25 Agustus 2019 | 23:23

Sekitar 500 relawan dari berbagai kelompok membersihkan pantai Tanjung Kait, Kampung Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Minggu (25/8/2019). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Sekitar 500 relawan dari berbagai kelompok membersihkan pantai Tanjung Kait, Kampung Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Minggu (25/8/2019).

Aksi bersih-bersih itu rangkaian kegiatan Gelegar Pemuda Satu Negeri Provinsi Banten melalui Duta Pepelingasih yang bekerjasama dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla), Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang, Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang juga aparatur desa setempat.

"Kegiatan ini menggandeng beberapa organisasi kemahasiswaan 

seperti Himpunan Mahasiswa Islam, Intelektual Muda Muhamadiyah, Himata, Intelektual Muda Indonesia dan Sekolah Anak Bahari," ujar Gusti Fairuz Triyana, salah satu peserta kegiatan.

Fairuz menambahkan, aksi bersih-bersih itu bentuk kepedulian relawan merespon persoalan lingkungan terutama sampah plastik.

"Kami berharap aksi kecil ini bisa memberikan keteladanan, bahwa persoalan lingkungan menjadi tanggung jawab kita semua," tambahnya.

Sementara Ketua Pelaksana kegiatan Abdul Latif berharap, aksi kepedulian terhadap lingkungan menjadi perhatian semua pihak. Pasalnya, kata dia, masalah sampah menjadi persoalan yang saat ini disorot oleh dunia internasional.

"Sampah di laut, terutama sampah plastik telah mengganggu ekosistem laut. Tak sedikit biota laut yang mati karena mengkonsumsi sampah plastik. Hal ini harus menjadi perhatian kita semua," ujarnya.

Ia menegaskan, gaya hidup ramah lingkungan menjadi kebutuhan mendesak. Karenanya, sikap tegas dari pemerintah pun menurutnya sangat dibutuhkan.

"Harus ada regulasi yang tegas untuk membatasi penggunaan sampah plastik. Karena jika terus dibiarkan, maka planet kita ini (bumi) terancam oleh sampah plastik," pungkasnya.(MRI/RGI)

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

NASIONAL
Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21

PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Pemkot Tangsel Luncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi, Bisa Hemat APBD Rp8 Triliun

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:56

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berupaya menuju kota masa depan yang ramah lingkungan. Berkolaborasi dengan Global Buildings Performance Network (GBPN), Pemkot Tangsel resmi meluncurkan Pedoman Teknis Bangunan Hemat Energi pada Rabu, 13 Mei 2026.

BANTEN
Banyak Lulusan SMK Tidak Sesuai Kebutuhan, Pemprov Banten Rombak Pendidikan Vokasi Berbasis Industri

Banyak Lulusan SMK Tidak Sesuai Kebutuhan, Pemprov Banten Rombak Pendidikan Vokasi Berbasis Industri

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:04

TANGERANGNEWS.com-Ketidaksesuaian antara jurusan yang dibuka di SMK dengan kebutuhan riil dunia industri menjadi salah satu pemicu tingginya Angka Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill