Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump
Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menegur para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot untuk menjaga kebersihan.
Hal itu disampaikan Sachrudin dalam apel rutin di Plaza Puspem Kota Tangerang, Senin (1/7/2019).
"Kemarin Pak Dadi (Kepala Inspektorat) begitu masuk kantor katanya melaksanakan bersih-bersih kantor. Sampahnya sampai tiga truk, luar biasa," ujar Sachrudin.
Ia mengatakan, aparatur harus bisa memberikan contoh kepada masyarakat dalam hal kebersihan.
BACA JUGA:
"Kebersihan mulai dari diri kita. Kita jaga lingkungan biar jadi motivasi karena masyarakat berarti segala macam bentuk aktivitas kita bisa dicontoh," ucapnya.
Menurut Sachrudin, keseharian aparatur harus mengedepankan kebersihan dan dalam melaksanakan tugasnya harus melekat dengan masyarakat demi kesejahteraan.
"Jiwa pembinaan harus dilakukan sehingga segala bentuk bisa dicontoh. Kebersihan pun penting menjadi program kita untuk selalu kita lakukan," ucapnya.
Di hadapan para aparatur pula, Sachrudin menyoroti soal serapan anggaran yang hingga saat ini baru 50 persen dari setiap OPD.
"Para OPD harus terus melakukan langkah-langkah percepatan kaitan anggaran sehingga kegiatan dekat dan cepat untuk masyarakat," imbuhnya.(RAZ/RGI)
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TODAY TAGPemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.
Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews