Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-BNI Syariah Kantor Cabang Tangerang turut membagikan daging kurban kepada masyarakat dan juga mahasiswa dalam perayaan Idul Adha 1440 H, Selasa (13/8/2019).
Dalam kegiatan itu, BNI menggunakan besek anyaman bambu untuk mengemas potongan daging yang berjumlah 440 bungkus.

"Ini sebagai wujud ramah lingkungan, kita tidak gunakan plastik," ujar Zaenal Arifin, Kepala Yayasan BNI Syariah.
Baca Juga :
Zaenal menambahkan, dipilihnya besek sebagai wujud gaya hidup ramah lingkungan untuk kelestarian lingkungan. "Kami juga menerapkan konsep kurban yang syar'i dan higienis," ucapanya.

Lanjut Zaenal, distribusi daging kurban ini diberikan kepada warga yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Tangerang "Kita bagikan kepada masyarakat sekitar sini, sekitar 440 warga yang kita undang," katanya.
Zaenal mengatakan, daging kurban tersebut juga hasil dari donasi para nasabah BNI Syariah, masyarakat, maupun karyawan melalui seluruh Kantor Cabang BNI Syariah. "Dari donasi itu terkumpul empat ekor sapi dan 33 ekor kambing kurban," tutupnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews