Connect With Us

Produk Unggulan Kabupaten Tangerang Dipamerkan di MTQ ke-50

Maya Sahurina | Senin, 4 November 2019 | 15:28

Titik salah satu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah saat menunjukan produk makanan di Bazar MTQ ke-50 tingkat kabupaten Tangerang. (TangerangNews/2019 / Maya Sahurina)

 

TANGERANGNEWS.com-Produk unggulan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kabupaten Tangerang kembali ditampilkan di Bazar MTQ ke-50.

Bazar Ekonomi Kreatif tersebut diikuti oleh beberapa UMKM dari berbagai kecamatan, salah satunya pelaku usaha Kecamatan Pasar Kemis.

Produk yang dipamerkan, UMKM tersebut berupa sepatu bermotif batik, kerajinan tangan, keramik, dan makanan olahan yang menjadi produk unggulan.

Stand produk UKM di Bazar MTQ ke-50 tingkat kabupaten Tangerang.

"Ini untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk UMKM unggulan Kabupaten Tangerang," ujar Kristin, Senin (4/11/2019).

Kristin mengatakan, produk-produknya tersebut telah tembus ke pasar internasional. "Sudah sampai keluar daerah Kabupaten Tangerang," katanya.

Ia berharap agar UMKM-nya dapat meningkatkan promosi dari produk yang dihasilkan. 

"Produk sepatu ini baru pertama, dan kita mengambil dari motif Kabupaten Tangerang, karena ciri khas," ucapnya.

Baca Juga :

Promosi produk usaha ekonomi kreatif sangat penting. Untuk itu, perlu juga ditampilkan dalam ajang pameran dan promosi di tingkat nasional.

"Kita akan terus mengikuti pameran- pameran yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang," pungkasnya.

Kristin salah satu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah saat menunjukan produk sepatu batik di Bazar MTQ ke-50 tingkat kabupaten Tangerang.

Titik, pelaku UMKM lainnya mengatakan dirinya baru memasarkan produk makanannya selama 1 tahun. Namun produknya sudah keluar daerah. 

"Produknya kita udah sampai ke Surabaya. Sudah ada juga di Gerai Tangerang Gemilang," pungkasnya.

Stand produk batik di Bazar MTQ ke-50 tingkat kabupaten Tangerang.

Ia juga mengatakan, selain remaja atau kaum milenial, para orang tua juga menyukai produknya. 

"Kalau Brownies kebanyakan yang suka yang muda-muda, tapi kalau abon lebih ke orang tua dan ibu- ibu," pungkasnya.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Buntut Pelayanan Dukcapil Viral "Diroasting" Komika Mega Salsabila, Bupati Tangerang Minta ASN Tidak Baper Dikritik

Buntut Pelayanan Dukcapil Viral "Diroasting" Komika Mega Salsabila, Bupati Tangerang Minta ASN Tidak Baper Dikritik

Selasa, 6 Januari 2026 | 22:49

Video terkait kritik pedas dari komika Mega Salsabilah terkait ribetnya urusan pembuatan dokumen di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tangerang, nampaknya sampai ke telinga pimpinan daerah.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

BANTEN
Pengamat Nilai Pemprov Banten Harus Aktif Turun Tangan Tangani Pengelolaan Sampah di Tangsel

Pengamat Nilai Pemprov Banten Harus Aktif Turun Tangan Tangani Pengelolaan Sampah di Tangsel

Selasa, 6 Januari 2026 | 14:56

Pengamat Kebijakan Publik dan Politik dari Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten perlu mengambil peran lebih aktif sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat terkait kondisi pengelolaan sampah

TANGSEL
Status Darurat Berakhir, Tumpukan Sampah Setinggi Atap Kembali Muncul di Pasar Ciputat Tangsel

Status Darurat Berakhir, Tumpukan Sampah Setinggi Atap Kembali Muncul di Pasar Ciputat Tangsel

Selasa, 6 Januari 2026 | 18:15

Status Tanggap Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berlangsung sejak 23 Desember 2025, nampaknya belum menjadi solusi instan bagi permasalahan sampah di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill