Connect With Us

MTQ ke-XX Kota Tangerang Ditutup, Ciledug Juara Umum

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 20 Oktober 2019 | 09:56

Penutupan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-XX tingkat Kota Tangerang yang digelar selama 16-19 Oktober 2019 di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Penyelenggaraan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-XX tingkat Kota Tangerang yang digelar selama 16-19 Oktober 2019 di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang telah selesai. Kecamatan Ciledug pun berhasil meraih juara umum.

Event ini ditutup Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin dengan menabuh bedug secara simbolis di panggung utama, di Kompleks Perumahan Buana Gardenia, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (19/10/2019) malam.

Sachrudin mengatakan, MTQ merupakan kegiatan keagamaan yang tak hanya sebatas pada perlombaan semata, tetapi sebagai sarana dakwah dan pengkajian nilai-nilai yang dapat dijadikan sebagai dasar pembangunan moral bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan ini menjadi barometer untuk dilakukan pembinaan secara terus-menerus untuk berkiprah di tingkat yang lebih tinggi lagi," ujarnya.

Sachrudin juga menyampaikan, MTQ ini benar-benar dijadikan filter penyaring berbagai dampak negatif kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang tak selaras dengan kandungan Al-Quran dalam rangka menegakkan syiar islam di Kota Tangerang.

"Yang paling penting masyarakat bisa mengamati, menghayati bahkan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran, sehingga nilai-nilai akhlakul karimah sebagai motto Kota Tangerang betul-betul bisa dipahami masyarakat dan diterapkan dalam hidup bermasyarakat," ucapnya.

MTQ ke-XX tingkat Kota Tangerang digelar dengan 10 kategori dan 54 cabang yang dilombakan. Adapun peserta sebanyak 644 kafilah dari seluruh kecamatan se-Kota Tangerang.

Dalam hasil penilaian yang disampaikan Dewan Hakim, Kecamatan Ciledug berhasil meraih juara umum dengan perolehan nilai 141 poin. Lalu, disusul Kecamatan Batuceper dengan nilai 87 poin.

Kemudian, Kecamatan Cipondoh dengan nilai 58 poin dan Kecamatan Karawaci 56 poin, Kecamatan Pinang 54 poin, Kecamatan Karang Tengah 27 poin.

Disusul Kecamatan Benda dan Kecamatan Jatiuwung yang masing-masing memperoleh nilai 21 poin. Kecamatan Tangerang 20 poin.

Kecamatan Periuk 13 poin. Kecamatan Larangan 3 poin. Serta Kecamatan Neglasari dan Kecamatan Cibodas masing-masing hanya meraih 1 poin.

Camat Ciledug Syarifudin HW mengaku senang kafilah-kafilahnya bisa meraih juara umum. Ia menyampaikan proses tidak mengkhianati hasil.

"Kami se-Kecamatan Ciledug bahagia karena kerja keras kami membuahkan hasil," ucapnya.

Walau meraih juara umum, ia akan tetap menggalakkan program Tangerang Mengaji di Kecamatan Ciledug. Sehingga, ia berharap, kecamatan yang padat penduduk dan terdapat sejumlah pondok pesantren ini memunculkan generasi penerus qori-qoriah.

"Ke depan, target kami juara umum tingkat Provinsi Banten," pungkasnya.(RAZ/RGI)

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

NASIONAL
Warga Keluhkan Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Berpotensi Dilarang Beli BBM Subsidi

Warga Keluhkan Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Berpotensi Dilarang Beli BBM Subsidi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:03

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat yang masuk kelompok Desil 9 dan 10 tidak membeli BBM bersubsidi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill