Connect With Us

Pertahankan Juara Umum MTQ, Pemkot Tangsel Gelontorkan Bonus Puluhan Juta

Rachman Deniansyah | Kamis, 4 April 2019 | 21:58

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie saat memberikan hadiah kepada para kafilah Tangsel yang sudah jadi pemenang di juara umum Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Banten 2019. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan memberikan bonus kepada para kafilah karena berhasil kembali meraih posisi juara umum pada Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Banten 2019, di Resto Kampoeng Anggrek, Jalan Raya Viktor No. 81, Buaran, Setu, Tangsel, Kamis (4/4/2019).

Para kafilah yang berhasil mengharumkan nama Kota Tangsel itu diberikan bonus pembinaan berupa uang tunai dengan total Rp54 juta. 

Juara pertama cabang lomba qiroatil qutub diberikan bonus sebesar Rp25 juta, juara kedua lomba qiroatil qutub diberikan bonus sebesar Rp17 juta, dan juara ketiga lomba qira'ah sab'ah diberikan bonus sebesar Rp12 juta. 

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie  menyampaikan pesan Wali Kota kepada para kafilah tersebut.

"Ibu Airin menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa hadir. Kemudian beliau menyampaikan terima kasih kepada para kafilah, pelatih, dan para peserta karena tetap mempertahankan gelar Tangsel sebagai juara umum berturut-turut di MTQ Provinsi Banten," ungkapnya. 

Kata Bang Ben, demikian ia biasa disapa, mempertahankan suatu gelar lebih sulit dibandingkan untuk meraihnya. Sehingga perlu kerja sama dalam mempertahankan gelar itu selanjutnya. 

"Prestasi tersebut hadir berkat jalinan kerja sama yang baik dan harmonis,  dimulai dari kafilah, pelatih dan semangat juara dari para peserta. Semoga prestasi ini menjadi tolak ukur dalam menghadapi ajang selanjutnya," lanjutnya.

Sementara, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Kota Tangsel, KH Sofron Zayyan, memaparkan, juara umum tersebut adalah untuk kelima kalinya dipertahankan oleh LPTQ Tangsel.

"Alhamdulillah, kali ini kami mendapatkan juara umum lima tahun berturut-turut sejak 2015-2019, ada sekitar 62 peserta dari seluruh cabang, kamudian yang lolos ke final ada 39 cabang," paparnya. 

Adapun cabang yang dilombakan, diantaranya cabang tilawah tingkat remaja, dewasa dan anak-anak, yang meliputi murottal, qiro'ah sab'ah, hifdzil qur'an, kaligrafi, dan cabang musabaqah menulis karya ilmiah.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TANGSEL
Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Selasa, 9 Juni 2026 | 18:03

Komoditas bawang merah varietas Batu asal darat tinggi Malang, Jawa Timur berhasil dipanen di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui pemanfaatan teknologi pupuk bio-organik berbasis mikroba.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill