Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan memberikan bonus kepada para kafilah karena berhasil kembali meraih posisi juara umum pada Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Banten 2019, di Resto Kampoeng Anggrek, Jalan Raya Viktor No. 81, Buaran, Setu, Tangsel, Kamis (4/4/2019).
Para kafilah yang berhasil mengharumkan nama Kota Tangsel itu diberikan bonus pembinaan berupa uang tunai dengan total Rp54 juta.
Juara pertama cabang lomba qiroatil qutub diberikan bonus sebesar Rp25 juta, juara kedua lomba qiroatil qutub diberikan bonus sebesar Rp17 juta, dan juara ketiga lomba qira'ah sab'ah diberikan bonus sebesar Rp12 juta.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan pesan Wali Kota kepada para kafilah tersebut.
"Ibu Airin menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa hadir. Kemudian beliau menyampaikan terima kasih kepada para kafilah, pelatih, dan para peserta karena tetap mempertahankan gelar Tangsel sebagai juara umum berturut-turut di MTQ Provinsi Banten," ungkapnya.
Kata Bang Ben, demikian ia biasa disapa, mempertahankan suatu gelar lebih sulit dibandingkan untuk meraihnya. Sehingga perlu kerja sama dalam mempertahankan gelar itu selanjutnya.
"Prestasi tersebut hadir berkat jalinan kerja sama yang baik dan harmonis, dimulai dari kafilah, pelatih dan semangat juara dari para peserta. Semoga prestasi ini menjadi tolak ukur dalam menghadapi ajang selanjutnya," lanjutnya.
Sementara, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Kota Tangsel, KH Sofron Zayyan, memaparkan, juara umum tersebut adalah untuk kelima kalinya dipertahankan oleh LPTQ Tangsel.
"Alhamdulillah, kali ini kami mendapatkan juara umum lima tahun berturut-turut sejak 2015-2019, ada sekitar 62 peserta dari seluruh cabang, kamudian yang lolos ke final ada 39 cabang," paparnya.
Adapun cabang yang dilombakan, diantaranya cabang tilawah tingkat remaja, dewasa dan anak-anak, yang meliputi murottal, qiro'ah sab'ah, hifdzil qur'an, kaligrafi, dan cabang musabaqah menulis karya ilmiah.(RMI/HRU)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGAksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews