Connect With Us

Nilai Transaksi di Pameran MTQ Kota Tangerang Nyaris Tembus Rp2 Miliar

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 20 Oktober 2019 | 10:05

Tampak pengunjung ramai sedang membeli di salah satu stan kuliner yang ada di venue utama MTQ Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com—Penyelenggaraan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-XX tingkat Kota Tangerang yang digelar selama 16-19 Oktober 2019 di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang telah selesai. 

Ketua Panitia MTQ ke-XX tingkat Kota Tangerang Indri Astuti mengatakan, pergerakan ekonomi selama kegiatan keagamaan ini berlangsung hampir tembus Rp2 miliar.

"Perputaran ekonomi cukup besar, yaitu Rp1,99 miliar ," ujarnya dalam penutupan di panggung utama MTQ, Kompleks Perumahan Buana Gardenia, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (19/10/2019) malam.

Pergerakan ekonomi terdata dari aktivitas transaksi pedagang. Indri menyebut, terdapat 147 stan unit usaha kecil menengah (UKM) yang memamerkan dan menjual beragam produk terutama busana muslim dan kuliner di venue utama MTQ.

Selain UKM, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan Dinas Lingkungan Hidup pun membuka pelayanan publik bagi pengunjung.

Sehingga selain membuat ekonomi masyarakat kian menggeliat, even MTQ ini memudahkan yang ingin mengurus administrasi publik.

"Pelayanan kependudukan seperti perekaman ada 187 e-KTP, 187 pembuatan KK, dan KIA sebanyak 1740 kartu selama MTQ," ucapnya.

Indri menambahkan, kegiatan MTQ berlangsung sukses. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah membantu mensukseskan acara ini.

"Kami mengucapkan terimakasih atas dedikasi kepada semua yang terlibat," pungkasnya.(RAZ/RGI)

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill