Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com—Penyelenggaraan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-XX tingkat Kota Tangerang yang digelar selama 16-19 Oktober 2019 di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang telah selesai.
Ketua Panitia MTQ ke-XX tingkat Kota Tangerang Indri Astuti mengatakan, pergerakan ekonomi selama kegiatan keagamaan ini berlangsung hampir tembus Rp2 miliar.
"Perputaran ekonomi cukup besar, yaitu Rp1,99 miliar ," ujarnya dalam penutupan di panggung utama MTQ, Kompleks Perumahan Buana Gardenia, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sabtu (19/10/2019) malam.
Pergerakan ekonomi terdata dari aktivitas transaksi pedagang. Indri menyebut, terdapat 147 stan unit usaha kecil menengah (UKM) yang memamerkan dan menjual beragam produk terutama busana muslim dan kuliner di venue utama MTQ.

Selain UKM, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan Dinas Lingkungan Hidup pun membuka pelayanan publik bagi pengunjung.
Sehingga selain membuat ekonomi masyarakat kian menggeliat, even MTQ ini memudahkan yang ingin mengurus administrasi publik.
"Pelayanan kependudukan seperti perekaman ada 187 e-KTP, 187 pembuatan KK, dan KIA sebanyak 1740 kartu selama MTQ," ucapnya.
Indri menambahkan, kegiatan MTQ berlangsung sukses. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah membantu mensukseskan acara ini.
"Kami mengucapkan terimakasih atas dedikasi kepada semua yang terlibat," pungkasnya.(RAZ/RGI)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews