Connect With Us

Hadiah HUT Tangerang ke-76, Pajak Daerah Tembus Rp2 Triliun

Maya Sahurina | Senin, 16 Desember 2019 | 13:38

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Ketaatan membayar Pajak demi membiayai kebutuhan dana pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Tangerang terus meningkat.

Hal ini dibuktikan hingga 12 Desember 2019, Pendapatan Pajak Daerah Kabupaten Tangerang tembus mencapai Rp2,016 triliun, ini membuktikan kesadaran masyarakat akan membayar pajak meningkat tajam.

“Ini kado hari ulang tahun Kabupaten Tangerang yang ke-76, masyarakat sadar akan pentingnya pajak daerah untuk pembangunan,” ungkap Bupati Ahmed Zaki Iskandar dalam keterangan tertulis yang diterima TangerangNews, Senin (16/12/2019).

Pembangunan terus kita lakukan, lanjut Zaki, mulai dari sektor kesehatan Rumah Sakit Umum Pakuhaji kita bangun, sektor pendidikan Ruang kelas dan unit sekolah baru dibangun, jalan dan jembatan di infrastruktur, Sport Senter dan Stadion mini disetiap kecamatan, membedah rumah keluarga miskin melalui lGebrak Pakumis), membangun sanitasi Pesantren (Sanitren) hingga memberikan insentif bagi Guru Ngaji, RW dan RT.

BACA JUGA:

“Hasil Pajak terus kita kembangkan membangun daerah, semua hasil ini bermuara pada kepentingan masyarakat,” ungkap Zaki.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menambahkan capaian Pendapatan Pajak Daerah merupakan sinergi kita bersama, antara Pemerintah, Sektor Swasta dan seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang yang selama ini terus taat membayar pajak.

“Sinergi kita bersama membangun daerah, semangat akan pentingnya pembangunan dan kerja keras para OPD untuk menggali sektor pajak daerah,” papar Soma.

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang di bawa kepemimpinan Soma Atmaja ini memberikan penghargaan kepada wajib pajak di Kabupaten Tangerang, pemberiaan penghargaan Pak Jaka Awards 2019, pada tanggal 29/11 2019 di Hotel Atria Gading Serpong.

“Kita beri apresiasi bagi Wajib Pajak yang patuh dan tepat waktu membayar pajak, mari bayar pajak untuk membangun daerah,” ungkapnya.

Sementara Kepala Bidang PBB dan BPHTB Bapenda Kabupaten Tangerang Dwi Chandra Budiman menambahkan di Sektor pendapaan PBB dan BPHTB merupakan menyumbang terbesar pajak daerah mencapai Rp1,2 Triliun ditahun 2019.

“PBB dan BPHTB merupakam penyumbang PAD paling besar di sektor pajak daerah, tren peningkatan ditahun ini terus meningkat kesadaran membayar pajak dan kemudahan pun lebih milenial melalui e-commers,” jelas Dwi Chandra Budiman, Jumat, 13 Desember 2019.

Menurut data dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang pertanggal 12 Desember 2019, pendapatan dari PBB mencapai Rp. 447.874.926.234 dan BPHTB Rp757.980.712.729,- .

Sedangkan Pendapatan Pajak dari Non PBB dan BPHTB seperti pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak parkir dan pajak air bawah tanah keseluruhan mendapatkan Rp810.206.666.931,-

Untuk lebih jelasnya mengenai Pendapatan daerah Kabupaten Tangerang dalam lima Tahun terakhir, bisa dilihat pada tabel yang teris dipublikasikan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.(MRI/RGI)

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill