Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Ketaatan membayar Pajak demi membiayai kebutuhan dana pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Tangerang terus meningkat.
Hal ini dibuktikan hingga 12 Desember 2019, Pendapatan Pajak Daerah Kabupaten Tangerang tembus mencapai Rp2,016 triliun, ini membuktikan kesadaran masyarakat akan membayar pajak meningkat tajam.
“Ini kado hari ulang tahun Kabupaten Tangerang yang ke-76, masyarakat sadar akan pentingnya pajak daerah untuk pembangunan,” ungkap Bupati Ahmed Zaki Iskandar dalam keterangan tertulis yang diterima TangerangNews, Senin (16/12/2019).
Pembangunan terus kita lakukan, lanjut Zaki, mulai dari sektor kesehatan Rumah Sakit Umum Pakuhaji kita bangun, sektor pendidikan Ruang kelas dan unit sekolah baru dibangun, jalan dan jembatan di infrastruktur, Sport Senter dan Stadion mini disetiap kecamatan, membedah rumah keluarga miskin melalui lGebrak Pakumis), membangun sanitasi Pesantren (Sanitren) hingga memberikan insentif bagi Guru Ngaji, RW dan RT.
BACA JUGA:
“Hasil Pajak terus kita kembangkan membangun daerah, semua hasil ini bermuara pada kepentingan masyarakat,” ungkap Zaki.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menambahkan capaian Pendapatan Pajak Daerah merupakan sinergi kita bersama, antara Pemerintah, Sektor Swasta dan seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang yang selama ini terus taat membayar pajak.
“Sinergi kita bersama membangun daerah, semangat akan pentingnya pembangunan dan kerja keras para OPD untuk menggali sektor pajak daerah,” papar Soma.
Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang di bawa kepemimpinan Soma Atmaja ini memberikan penghargaan kepada wajib pajak di Kabupaten Tangerang, pemberiaan penghargaan Pak Jaka Awards 2019, pada tanggal 29/11 2019 di Hotel Atria Gading Serpong.
“Kita beri apresiasi bagi Wajib Pajak yang patuh dan tepat waktu membayar pajak, mari bayar pajak untuk membangun daerah,” ungkapnya.
Sementara Kepala Bidang PBB dan BPHTB Bapenda Kabupaten Tangerang Dwi Chandra Budiman menambahkan di Sektor pendapaan PBB dan BPHTB merupakan menyumbang terbesar pajak daerah mencapai Rp1,2 Triliun ditahun 2019.
“PBB dan BPHTB merupakam penyumbang PAD paling besar di sektor pajak daerah, tren peningkatan ditahun ini terus meningkat kesadaran membayar pajak dan kemudahan pun lebih milenial melalui e-commers,” jelas Dwi Chandra Budiman, Jumat, 13 Desember 2019.
Menurut data dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang pertanggal 12 Desember 2019, pendapatan dari PBB mencapai Rp. 447.874.926.234 dan BPHTB Rp757.980.712.729,- .
Sedangkan Pendapatan Pajak dari Non PBB dan BPHTB seperti pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak parkir dan pajak air bawah tanah keseluruhan mendapatkan Rp810.206.666.931,-
Untuk lebih jelasnya mengenai Pendapatan daerah Kabupaten Tangerang dalam lima Tahun terakhir, bisa dilihat pada tabel yang teris dipublikasikan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.(MRI/RGI)
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGFenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari
Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews