KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Setelah sempat viral, pulau sampah di bantaran Sungai Cisadane diangkut Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Senin (16/12/2019).
Diperkirakan sampah yang tertimbun puluhan tahun di Bantaran Sungai Cisadane, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang sebanyak 700 ton.
Sampah itu diduga berasal limbah Bandara. Angkasa Pura II, Pantai Indah Kapuk, dan Mall yang berada di DKI Jakarta yang dikelola oleh oknum vendor yang tidak bertanggung jawab.

Sampah itu kemudian menumpuk, akhirnya menggunung juga di muara Sungai Cisadane, Desa Tanjung Burung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik mengatakan, sampah yang dibersihkan di bantaran Sungai Cisadane berada di Desa Pangkalan, Kampung Melayu Barat dan Tanjung Burung.
Baca Juga :
Pengangkutan sampah itu, melibatkan berbagai unsur, seperti TNI, organisasi kepemudaan, pihak kecamatan dan desa sert masyarakat setempat.
"Dengan volume sampah yang besar ini tidak cukup dengan satu minggu, mungkin lebih dari dua minggu bisa selesai," ujarnya.
Ia juga menyebut, sampah itu juga terbawa aliran Sungai Cisadane yang berasal dari Bogor kemudian melewati Kota Tangerang Selatan dan Kota Tangerang.
"Kita libatkan 30 kendaraan yang terdiri dari truk pengangkut sampah dan eksavakator," tutupnya.(RMI/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGTiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews