Connect With Us

Beredar Video Kepala Korban Begal Putus di Sepatan, Polisi Sebut Hoaks

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 17 Januari 2020 | 13:36

Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Moh Sugiarto. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Warga Tangerang khususnya di Sepatan diresahkan dengan beredarnya informasi ihwal aksi begal hingga kepala korban putus. Ternyata, kabar ini hoaks.

Informasi itu beredar di media sosial pada Kamis (16/1/2020) malam. Dalam video berdurasi 11 detik, memperlihatkan kepala seseorang yang putus berada di jalanan. 

Video yang beredar tersebut juga dilengkapi keterangan bahwa kepala yang putus tersebut merupakan korban pembegalan di kawasan Sepatan. 

Dalam video yang tersebar di whats app itu juga tertulis informasi "Untuk teman yang tinggal di daerah Sepatan dan sekitarnya khususnya yang bawa kendaraan bermotor harus hati-hati dan waspada semalam telah terjadi pembegalan korban dipenggal kepalanya sampai putus".

Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Moh Sugiarto ketika dikonfirmasi memastikan informasi tersebut hoaks. Ia menyebut tidak ada aksi pembegalan di wilayah Sepatan belakangan ini.

"Peredaran video pembegalan kepala sampai putus itu tidak benar. Itu hoaks. Di wilayah kami, di Sepatan tidak ada," ujarnya, Jumat (17/1/2020).

Gusti menambahkan video tersebut merupakan korban kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan yang telah disiarkan di YouTube.

"Kalo ada pembegalan kami sudah turun. Sudah ramai. Jangan percaya berita nggak benar," tambahnya.

Ia meminta masyarakat untuk tak mudah percaya dengan berita bohong. Masyarakat harus proaktif dalam memilah informasi. 

"Setelah saya telusuri bahwa video tersebut berasal dari cuplikan YouTube pada 25 Oktober 2019 kejadiannya di Pinrang, Sulawesi," pungkasnya.(RMI/HRU)

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

KAB. TANGERANG
Kesal Jalan Rusak Bak Kubangan, Warga Pakuhaji Tangerang Minta Tolong KDM

Kesal Jalan Rusak Bak Kubangan, Warga Pakuhaji Tangerang Minta Tolong KDM

Senin, 23 Februari 2026 | 21:11

Warga Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, memasang spanduk protes jalan rusak dan aktivitas truk tanah di wilayahnya.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill