Connect With Us

Pria di Pagedangan Nekat Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Rachman Deniansyah | Jumat, 17 Januari 2020 | 21:34

Ilustrasi Gantung Diri (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria berinisial DS, 35 ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri di kediamannya, Perumahan Catalina, Medang, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (15/1/2030) lalu.

"Betul, korban ditemukan di kediamannya (gantung diri), hari Rabu jam 22.00 WIB," ucap Kapolsek Pagedangan AKP Efri saat dikonfirmasi, Jumat (17/1/2020).

Efri menerangkan, DS ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa. Jasadnya tergantung. Selain itu, ditemukan juga sepucuk surat yang ditulis korban sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara tragis itu.

"Saat meninggal, ada surat (dari korban) buat keluarganya," tambahnya.

Namun, lanjut Efri, dirinya tak mengetahui isi surat tersebut. Ia menduga, perbuatan yang dilakukan korban dipicu karena korban memiliki masalah yang berat.

"Saya enggak baca isinya. Intinya ada masalah dengan pribadi," pungkasnya.(RAZ/HRU)

BANTEN
Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:14

Latihan fisik merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan atlet. Namun bagi yang memiliki asma, aktivitas dengan intensitas tinggi dapat memicu gangguan pernapasan yang berdampak langsung pada performa.

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill