Connect With Us

Napi Kasus Pencabulan Tewas Gantung Diri di Lapas Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 16 Januari 2020 | 13:56

Polisi meninjau lokasi tewasnya seorang narapidana yang gantung diri di Lapas Pemuda Tangerang, Kamis (16/1/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Seorang narapidana kasus pencabulan di Lapas Pemuda Tangerang ditemukan tewas gantung diri, Kamis (16/1/2020).

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, napi gantung diri tersebut berinisial DR, 26. 

"Korban pertama kali ditemukan sipir dalam keadaan gantung diri pukul 07.53 WIB," ujarnya saat dikonfirmasi TangerangNews. 

Menurutnya, korban menggantungkan diri menggunakan kain sarung yang diikatkan ke leher dan ventilasi di Blok Isolasi F05. 

"Jadi, lehernya sudah terikat dengan kain sarung warna hijau," ucapnya. 

Abdul mengatakan, pihaknya telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) atas meninggalnya korban. 

"Hasil olah TKP terdapat cairan sperma yang keluar pada alamat kelamin korban," katanya. 

Kata Abdul, jenazah korban sudah berada di RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. 

Korban merupakan warga Neglasari, Kota Tangerang yang mendekam di Lapas Pemuda Tangerang karena divonis hukuman 9 tahun penjara atas kasus pencabulan.

"Dia sudah menjalani hukuman 3 tahun penjara," pungkasnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Kabupaten Tangerang Darurat Banjir, 119 Desa Terendam 62 Ribu Jiwa Terdampak

Kabupaten Tangerang Darurat Banjir, 119 Desa Terendam 62 Ribu Jiwa Terdampak

Jumat, 16 Januari 2026 | 19:39

Akibat banjir yang terjadi sejak hari Minggu 11 Januari 2026 hingga Jumat 16 Januari 2026, sebanyak 119 desa yang terletak di Kabupaten Tangerang terendam.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill