Connect With Us

Pemuda di Ciledug Tewas Gantung Diri Pakai Kawat Aluminium

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 27 Maret 2019 | 13:28

Petugas kepolisian mendatangi tempat kejadian penemuan mayat gantung diri di kawasan Ciledug, Kota Tangerang. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga di kawasan Ciledug, Kota Tangerang digemparkan dengan penemuan mayat gantung diri pada Selasa (26/3/2019) malam.

Mayat laki-laki bernama Parhimpunan Hasibuan ini ditemukan tewas dalam kondisi tubuh tergantung menggunakan kawat aluminium.

Kasubag Humas Polrestro Tangerang, Kompol Abdul Rachim mengatakan, pemuda berusia 22 tahun itu gantung diri di warung sembako, Jalan Pintu Air RT 03/04 Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Petugas Kepolisian dibantu masyarakat setempat mengevakuasi mayat gantung diri di kawasan Ciledug, Kota Tangerang.

Petugas Kepolisian dibantu masyarakat setempat mengevakuasi mayat yang gantung diri di kawasan Ciledug, Kota Tangerang.

"Awalnya saksi Jaka Hasibuan, 26, datang ke lokasi. Tapi warung dalam keadaan tertutup," ujar Abdul lewat keterangan tertulisnya, Rabu (27/3/2019). 

Menurutnya, saksi yang merupakan kakak korban tersebut berupaya mendobrak pintu warung. Ia kemudian dikejutkan karena melihat adik kesayangannya dalam keadaan tergantung.

"Kemudian saksi ini segera meminta tolong kepada warga sekitar dan melaporkannya ke pihak kepolisian," ucapnya.

Polisi pun mengamankan sejumlah barang bukti di sekitar tempat kejadian perkara. Diantaranya kawat aluminium, bangku, kardus, kaos berwarna merah, dan celana jeans milik korban. Hingga kini motif korban bunuh diri masih diselidiki.

"Korban diduga gantung diri. Keadaannya lidah menjulur ke luar dan mengeluarkan cairan sperma. Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus ini," katanya.(RAZ/HRU)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill