Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Seorang karyawan PT Jas ditemukan tewas gantung diri di area mesin pendingin gudang import PT JAS, kawasan Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (24/1/2019).
Berdasarkan gambar yang diperoleh TangerangNews, korban berjenis kelamin laki-laki tersebut tergantung dengan seutas tali sling berwarna kuning yang ikat pada lehernya dengan batang besi.
Penemuan jasad yang mengenakan pakaian kerja berwarna biru dengan kondisi mengenaskan tersebut sempat menggegerkan para karyawan di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 10.00 WIB.
Kasat Reskrim Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta Kompol James Hasudungan Hutajulu membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.
Menurutnya, pria nahas tersebut bernama Agus Kosasih berusia 45 tahun yang tercatat sebagai karyawan PT JAS. "Iya betul mas. Korban atas nama Agus Kosasih," ujarnya kepada TangerangNews.
James menuturkan, korban telah dievakuasi. Jasadnya pun telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan autopsi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, James menyimpulkan bahwa korban tewas karena gantung diri. Sebab, lidah korban menjulur, mengeluarkan air mani, dan kotoran melalui duburnya.
"Hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun luka pada tubuh korban," jelasnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGDirektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten meringkus dua orang pelaku dugaan penipuan dan penggelapan dana penyelenggaraan ibadah haji khusus jenis Mujamalah.
Terkait usulan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan dan pencegahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai dasar hukum
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews