Connect With Us

Sakit Asma, Budi Ditemukan Anaknya Gantung Diri di Karawaci

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 19 November 2018 | 18:00

Jenazah Budi Purwadi, 34, saat dibawa ke mobil ambulans untuk di evakuasi ke RSUD Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Warga Gang Masjid, Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang digegerkan dengan penemuan jasad tak bernyawa.

Budi Purwadi, 34, tewas dalam kondisi mengenaskan. Tubuhnya tergantung di bawah seutas tali plastik di atas pintu kamar mandi. Diduga ia nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Peristiwa itu terjadi di kediaman korban, di Gang Masjid RT.02/01, Kelurahan Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin (19/11/2018).

Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim menduga korban nekat mengakhiri hidupnya sendiri itu karena sakit asma yang dideritanya tak kunjung sembuh.

Menurutnya, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergantung itu oleh anaknya selepas pulang sekolah, FA, 11.

"Sekira pukul 13.00 WIB saat anak korban pulang sekolah melihat korban tergantung di pintu kamar mandi," ujarnya usai mengevakuasi korban.

Salim menjelaskan, sang anak yang kaget melihat ayahnya dalam kondisi nahas itu langsung memanggil kakeknya, Sukarta, 70.

Lantas sang kakek pun mengecek dan berusaha memberikan pertolongan kepada korban dengan cara memotong dan melepas tali rapia yang menjerat leher korban.

"Namun korban tidak dapat tertolong selanjutnya saksi melaporkan kasus tersebut ke Polsek Karawaci," jelasnya.

Jajaran kepolisian ketika tiba di rumah korban, langsung melakukan evakuasi untuk kemudian membawa korban ke RSUD Tangerang.

"Korban bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali plastik karena sakit asma tidak sembuh-sembuh," tuturnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

HIBURAN
Serunya Menjelajahi Dunia Bawah Laut di Mal Ciputra Tangerang

Serunya Menjelajahi Dunia Bawah Laut di Mal Ciputra Tangerang

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:15

Sedang mencari destinasi liburan keluarga yang seru, edukatif dan penuh warna? Mal Ciputra Tangerang kembali menghadirkan event tematik menarik bertajuk "Under The Sea" yang berlangsung mulai 7 Agustus hingga 6 September 2026

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill