Connect With Us

Rampas Ponsel Anak Yatim, 2 Jambret di Sepatan Dibekuk

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 18 Februari 2020 | 20:51

Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Moh Sugiarto menunjukkan barang bukti kasus perampasan ponsel milik anak yatim piatu saat konferensi pers, Selasa (18/2/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Dua kawanan jambret di Sepatan, Kabupaten Tangerang apes ketika melancarkan aksi kejahatan yang ke-25 kali.

Adalah Mariansyah alias Ian, 20, dan Abdul Reja, 18 akhirnya dijebloskan ke jeruji benci Polsek Sepatan usai merampas ponsel milik Yoga, 14,  seorang anak yatim-piatu. 

"Pada aksi ke-25 pelaku kena apes, karena merampas HP anak yatim yang ingin dijual karena sedang butuh uang," kata Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Mohammad Sugiarto dalam jumpa pers, Selasa (18/2/2020).

Gusti menjelaskan, dalam melancarkan aksi jahatnya, Ian dan Reja berpura-pura akan membeli ponsel merek Xiaomi. Pelaku dan korban sepakat bertemu untuk bertransaksi langsung atau biasa disebut cash on delivery (COD) di Jalan Baru Kawasan Akong, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Selasa (4/2/2020).

"Sebelum bertemu, pelaku lebih dulu melakukan penawaran dengan korban di Facebook. Karena korban memasarkan HP miliknya di media sosial. Setelah itu, pelaku dan korban sepakat COD-an," ujarnya.

Saat bertemu, bukannya menerima uang, korban malah mendapati kalungan clurit. Dibawah ancaman, korban akhirnya menyerahkan satu-satunya barang berharga miliknya.

"Setelah korban menunjukkan HP, satu orang pelaku langsung mengeluarkan clurit dan pelaku lainnya merampas HP korban," ungkap Gusti.

Atas kejadian itu, korban pun membuat laporan ke Polsek Sepatan. Selama 10 hari diburu, dua penjahat bertato mawar itu akhirnya diringkus tim buser dipimpin Kanit Reskrim Ipda Derry. Pelaku ditangkap setelah korban mengingat tato mawar di lengan kiri masing-masing pelaku. 

"Awalnya anggota mengamankan Reja lebih dulu di rumahnya di Rajeg. Korban masih ingat tato mawar di tangan kiri pelaku," ungkap Gusti.

Usai ditangkap, Reja langsung diinterogasi oleh polisi. Alhasil, polisi langsung memburu Mariansyah, pelaku lainnya.

"Pada saat tim mendekat ke kontrakan pelaku Ian melarikan diri ke sawah. Tim bersama masyarakat melakukan pengejaran dan Ian berhasil diamankan," jelasnya.

Dari hasil penangkapan itu, kata Gusti, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit serta sepeda motor yang digunakan pelaku menjalankan aksinya.

"Kedua pelaku mengakui bahwa sudah melakukan kejahatan dengan modus COD sebanyak 25 kali di wilayah Sepatan, Jatiuwung, Rajeg, Pasar Kemis, Mauk dan Paku Haji," imbuhnya.

Selain meringkus dua bandit tersebut, petugas kemudian mengamankan Ahmad Junaedi, 26, seorang penadah ponsel curian. Ahmad ditangkap di Kampung Ilan, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

"Ahmad mengaku membeli handphone Xiaomi milik korban dari tersangka Reja seharga Rp550 ribu. Oleh pelaku, uang tersebut digunakan untuk pesta miras," ucap Gusti.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tiga tersangka, polisi pun langsung melakukan pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang di daerah Kosambi, Sarakan, Cadas dan Akong.

Pada saat melakukan pengecekan, pelaku atas nama Reja berusaha merebut senjata milik salah satu anggota. Polisi itu pun langsung menepis tangan pelaku, namun pelaku malah menarik baju bagian bahu kiri anggota.

Oleh karena itu, anggota langsung melakukan tembakan terukur terhadap pelaku setelah dilakukan tembakan peringatan terlebih dahulu sebanyak dua kali.

"Akhirnya anggota tersebut melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku Reja dan mengenai betis sebelah kanan," pungkasnya. 

Atas perbuatannya, ketiganya dikenakan Pasal 365 KUHP dan Pasal 480 KUHP dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara.(RMI/HRU)

WISATA
Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Modal Rp100 Ribu Bisa Jajan Seharian! 120 UMKM Siap Manjakan Pengunjung Festival Cisadane 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 14:27

Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill