Connect With Us

Sabu Senilai Rp3,6 Miliar Diamankan Polresta Tangerang

Mohamad Romli | Senin, 9 Maret 2020 | 16:44

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi (tengah) beserta jajaran menunjukkan barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat 1,9 kilogram yang diamankan dari 15 hari operasi, Senin (9/3/2020). (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu senilai Rp3,6 miliar dari 15 hari operasi. Sebanyak 23 tersangka pun diamankan.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol, Ade Ary Indradi mengatakan, terhitung tanggal 15 Februari - 3 Maret 2020 pihaknya berhasil mengungkap 17 kasus penyalahgunaan narkoba. Artinya, kata dia, dalam satu hari rata-rata terdapat satu-dua kasus penyalahgunaan narkoba.

"Tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 23 orang dan semuanya laki-laki, satu orang diantaranya adalah residivis yang pernah menjalani hukuman penjara beberapa bulan yang lalu," ujarnya, Senin, (9/3/2020).

Dari 23 tersangka, lanjut Ade, pihaknya mengamankan narkotika jenis sabu dengan berat 1,9 kilogram.

"Dapat disimpulkan, bila narkotika jenis sabu ini terjual maka pengedar dapat meraup untung sebesar Rp3,6 miliar," tuturnya.

Menurutnya, rata-rata satu gram sabu bisa dipakai oleh belasan orang. Jadi terdapat ribuan orang yang dapat terselamatkan, karena sabu ini tidak jadi diedarkan.

"23 tersangka ini, dijerat dengan pasal 114 UU No 39 tahun 2009 tentang narkotika, tersangka dengan ini diancam dengan pidana maksimal 5 tahun penjara," pungkasnya. (RMI/RAC)

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill