Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang mengakumulasi kasus penyalahgunaan narkoba selama tahun 2019. Hasilnya, terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya.
Ironisnya, dari 311 kasus yang diungkap, sebagian besar pelaku adalah kelompok usia muda (milenial). Bahkan, terungkap pula pelaku yang masih berstatus pelajar dan mahasiswa.
"Di tahun 2018 kami ungkap 297 kasus dan tahun 2019 kita ungkap 311 kasus, tentunya mengalami peningkatan," ujar Kasat Narkoba Polresta Tangerang Kompol Tosriyadi Jamal, Selasa (31/12/2019).
Dikatakan Tosriyadi jumlah pengedar dan pengguna narkoba tersebut didominasi oleh kaum milenial termasuk pelajar dan mahasiswa.
"Lebih dominan kaum milenial, usia Produktif 18 hingga 35 tahun, kemudian jenis narkobanya sabu-sabu," katanya.
Berdasarkan fenomena tersebut, Tosriyadi mengatakan, memerangi narkoba menjadi tanggunga jawab bersama. Semua pihaknya harus berperan mengatasi masalah ini.
"Kami akan melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah. Setiap hari Senin, seluruh anggota Satnarkoba kita sebar untuk melakukan penyuluhan," pungkasnya.(RMI/HRU)
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews