Connect With Us

New Normal, DPC PKB Tangerang Dorong Pemkab Tangerang Fasilitasi Ponpes

Mohamad Romli | Kamis, 28 Mei 2020 | 13:14

Muhamad Nur Kholis, Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ribuan santri dipastikan akan kembali ke pondok pesantren di Kabupaten Tangerang saat new normal sudah mulai diberlakukan. Pemkab Tangerang pun diminta menyediakan berbagai fasilitas pendukung pencegahan penularan COVID-19.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC) PKB Kabupaten Tangerang Muhamad Nur Kholis meminta Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar segera menyusun protokol kesehatan proses belajar di ponpes dalam kondisi new normal tersebut.

"Protokol kesehatan ini penting agar para santri kita bisa merasa nyaman saat menuntut ilmu, serta untuk memastikan tidak terjadi penularan virus Corona di lingkungan pesantren," ungkapnya kepada awak media, Kamis (28/5/2020).

Berbeda dengan protokol di lingkungan pendidikan formal, ponpes perlu mendapatkan perhatian khusus, Nur Kholis yang juga anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Banten itu meminta Pemkab Tangerang menyediakan fasilitas layanan kesehatan.

"Sebelum para santri kembali belajar, harus dilakukan rapid test (tes cepat) COVID-19 secara massal, termasuk guru dan kyai. Kemudian melakukan karantina mandiri selama 14 hari," ungkapnya.

Hal ini ditekankannya sangat penting untuk memastikan tidak ada virus Corona yang masuk ke lingkungan pesantren.

"Selama masa karantina tersebut, Pemkab Tangerang wajib memenuhi kebutuhan hidup para santri, guru dan kyai dengan memberikan bantuan langsung tunai," tegasnya.

Selanjutnya, sebagai upaya pencegahan COVID-19 di lingkungan pesantren, ia juga mendorong Pemkab Tangerang menyediakan berbagai fasilitas dan sarana kesehatan. 

Fasilitas kesehatan tersebut berupa pemeriksaan kesehatan para santri secara rutin. Sementara, sarana kesehatan yaitu bantuan berupa layanan air bersih, sabun pencuci tangan, masker, hand sanitizer dan alat perlengkapan diri (APD) lainnya untuk mencegah dari penularan COVID-19.

"Sebagian besar pondok pesantren di Kabupaten Tangerang tidak memiliki fasilitas dan sarana kesehatan tersebut. Sehingga butuh intervensi yaitu bantuan dari Pemkab Tangerang," terangnya.

DPC PKB Kabupaten Tangerang pun akan mengawal aspirasi tersebut agar segera direalisasikan oleh Pemkab Tangerang. Ditegaskan Nur Kholis, santri dan pondok pesantren adalah aset penting, institusi pendidikan non formal yang tersebar hampir merata di 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang.

"Kami akan memperjuangkan hal ini sampai terealisasi, karena juga aspirasi dari para santri, guru ngaji dan kyai serta kaum Nahdiyin," pungkasnya. (RMI/RAC)

BANTEN
Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Selasa, 22 September 2026 | 18:58

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Banten menggelar Diskusi dan Koordinasi Permasalahan Notaris di Grand Serpong Hotel, Kota Tangerang, Selasa 22 September 2026.

NASIONAL
Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh

Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh

Selasa, 22 September 2026 | 14:16

Pertumbuhan data center dan ekspansi industri mulai mengubah peta kebutuhan listrik di Asia Tenggara.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Siap-siap! PLN Mobile Jawara Run 2026 Ajak Runners Lari Bareng di Serang Banten, Rutenya 5 Kilometer

Senin, 21 September 2026 | 17:38

PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill