Connect With Us

Benyamin Sebut New Normal Bukan Peradaban Baru

Rachman Deniansyah | Selasa, 26 Mei 2020 | 17:04

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan skenario tatanan hidup baru (new normal) dampak dari COVID-19 bukan hal baru bagi masyarakat Indonesia.

Beberapa hal yang harus dilakukan masyarakat dalam skenario tersebut sudah sejak lama dikenal. Sehingga ia berharap, dapat diimplementasikan tanpa banyak kendala.

"Jadi new normal ini adalah (sama dengan) peradaban kita yang lalu. Cuman dengan COVID-19 ini, peradaban yang dianggap enggak up to date itu,  sekarang jadi kehidupan baru dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Ya seperti salaman kembali seperti ini (tanpa bersentuhan). Kemudian kebiasaan cuci tangan, dalam tradisi Islam itu (diajarkan) wudu. Kemudian hubungan interpersonal sekarang ya harus disiplin lagi kita," ungkap Benyamin kepada TangerangNews, Selasa (26/5/2020).

Meski bukan hal baru, ia berharap masyarakat Tangsel segera bisa kembali beradaptasi dengan tatanan tersebut yang menjadi bagian dari protokol kesehatan agar terhindar dari penularan COVID-19.

"Tidak bisa tiba-tiba membangun peradaban baru, harus dengan ketekunan dan kesabaran, serta harus dibiasain," tambahnya.

Saat ini, Pemkot Tangsel sedang melakukan persiapan memberlakukan new normal yang sedang dalam tahap pembahasan oleh setiap organisasi perangkat daerah (ODP). 

"Sedang dalam pembahasan oleh lintas OPD, dan nanti akan dikonsultasikan juga dengan para cendekia-cendekia dari perguruan tinggi," katanya.

Dengan skenario tersebut, Benyamin menginginkan agar warga Tangsel dapat beraktivitas seperti biasa di tengah pandemi COVID-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.(RMI/HRU)

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Selasa, 8 September 2026 | 12:05

Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang dinyatakan dapat kembali melayani penerbangan setelah sempat ditutup sementara karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

KOTA TANGERANG
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Selasa, 8 September 2026 | 19:47

Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang sempat menyebar di Kota Tangerang Sejak Minggu 6 September 2026 patut diwaspadai, terutama karena partikel abu dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Tekan Sebaran Abu Vulkanik, 3 Koridor Jalan di Tangsel Disempot Malam hingga Dini Hari

Selasa, 8 September 2026 | 22:15

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama tim gabungan melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan untuk meminimalisir dampak sebaran abu vulkanik yang mengendap di badan jalan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill