Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Setelah hampir tiga bulan berlalu, angka kasus penyebaran COVID-19 di Tangerang Selatan masih tinggi.
Data saat ini tercatat sebanyak 2.678 kasus, dengan rincian 1.840 kasus orang dalam pemantauan (ODP), 629 kasus pasien dalam pengawasan (PDP), dan 209 orang dinyatakan positif.
Sedangkan, untuk angka kematian pasien kasus COVID-19 itu, kini telah tembus 102 orang.
Angka tersebut dilansir TangerangNews dari publikasi resmi Satuan Gugus Tugas COVID-19 Tangsel di laman https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id/ pertanggal 21 Mei 2020 yang diakses pukul 21.00 WIB.
Menurut data tersebut, terdapat 102 warga Tangsel yang dinyatakan meninggal dunia akibat virus tersebut.
Ratusan pasien meninggal dunia tersebut, terdiri dari pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien yang telah dinyatakan positif COVID-19.
Untuk pasien dalam pengawasan yang meninggal dunia berjumlah 79 orang. Sedangkan pasien meninggal dunia yang telah dinyatakan positif, berjumlah 23 orang.
Sedangkan untuk pasien yang sembuh sebanyak 1.545 orang, dengan rincian, 1.235 orang ODP, 270 PDP, dan 40 pasien lainnya sembuh dari positif COVID-19. (RMI/RAC)
TODAY TAGHampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendukung terhadap penguatan wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews