Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 23 pasien orang tanpa gejala (OTG) positif COVID-19 yang dirawat di Rumah Singgah Karantina Griya Anabatic, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dinyatakan sembuh.
"Sembuh dan semuanya sudah pulang," ujar Moch Maesyal Rasyid, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Rabu (12/5/20).
Menurut Rudy Maesyal, panggilan akrabnya, Rumah Singgah Anabatik adalah satu-satunya rumah singgah pasien COVID-19 untuk kategori OTG di Tangerang Raya.
"Pasien yang dirawat bukan hanya dari Kabupaten Tangerang saja, tetapi ada juga yang dari Tangerang Selatan dan juga Kota Tangerang," jelasnya.
Griya Anabatik ini bisa menampung 100 pasien dengan fasilitas dokter spesialis, dokter umum, perawat, apoteker, nutrisionist, analis laboratorium dan tenaga non medis, yang memang diterjunkan langsung untuk merawat pasien dengan tanpa gejala COVID-19.
dr Muchlis, Penanggungjaawab Pelayanan Medis Rumah Singgah Griya Anabatic menyebutkan, hingga kini jumlah pasien yang sudah diisolasi sebanyak 69 orang, dengan rincian 46 pasien masih diisolasi dan yang sembuh 23 orang.
Kemarin, Selasa (13/5/2020) masuk 3 pasien dalam pengawasan, dari rujukan Puskesmas Kelapa Dua, Gembong dan Bojong Nangka.
"Sementara hari ini, Rabu (13/5/2020) ada 6 pasien yang masuk, rujukan dari puskesmas Jambe, Pagedangan, Kresek, Balaraja dan Puskemas Teluknaga" jelasnya. (RAZ/RAC)
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGPolda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews