Connect With Us

Negatif dari COVID-19, 1 Keluarga di Tangsel ini Disambut Warga & Camat

Rachman Deniansyah | Jumat, 8 Mei 2020 | 20:07

Satu keluarga di Kelurahan Benda Baru, Pamulang disambut warga dan pejabat setempat usai dinyatakan negatif COVID-19, Jumat (8/5/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kepulangan satu keluarga yang dinyatakan sembuh dari COVID-19, disambut hangat para warga Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (8/5/2020).

Tak hanya warga, kepulangan satu keluarga yang terdiri dari H, 50 tahun, AAS, 16 tahun, SAK, 6 tahun, dan AMH, 9 tahun itu juga disambut oleh pejabat setempat, seperti Camat Pamulang Deden Juardi, Lurah Benda Baru Saidun, Kapolsek Pamulang Kompol Supianto, Kepala Puskesmas Benda Baru dr. Endang Kurniawan, serta RT setempat. 

Sebelumnya, keempat orang tersebut dirawat di Rumah Lawan COVID-19 setelah masing-masing dari mereka ditetapkan menjadi orang dalam pemantauan (ODP). 

Kepada para warganya, Lurah Benda Baru Saidun menyatakan bahwa mereka sudah bebas dari ancaman COVID-19. Mereka pun sudah bisa menjalankan aktivitasnya seperti biasa. 

Satu keluarga di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan yang telah dinyatakan sembuh dari COVID-19, Jumat (8/5/2020).

"Saya atas nama keluarga Benda Baru cukup bangga, mudah-mudahan tidak ada lagi ODP, PDP, atau positif. Mudah-mudahan ini yang terakhir di Benda Baru," ucap Saidun di lokasi.

Namun dengan demikian, ia mengimbau kepada warganya agar senantiasa mengindahkan semua protokol kesehatan yang telah ditentukan. 

Kepala Bidang Penanganan GugusTugas COVID-19 Tangsel Suhara Manullang menambahkan bahwa kepulangan satu keluarga tersebut dilakukan setelah serangkaian pemeriksaan yang telah dijalankan hasilnya negatif.

Satu keluarga di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan yang telah dinyatakan sembuh dari COVID-19, Jumat (8/5/2020).

Dengan menyerahkan surat pernyataan sehat, Kepala UDD PMI Tangsel itu menegaskan kepada warga agar tak perlu lagi merasa khawatir tertular, apalagi harus sampai mengucilkan. 

"Bersyukur kemarin tes yang kedua dinyatakan negatif. Kami datang ke sini menyatakan, ada surat keterangannya Pak. Silahkan itu jadi pernyataan bagi warga sekitar supaya tidak jadi dikhawatirkan lagi," tuturnya. 

Penyambutan dan pernyataan atas kesembuhan satu keluarga yang terindikasi COVID-19 dilakukan, bertujuan agar tak ada lagi sanksi sosial yang diberikan warga sekitar.

Sebab, sanksi sosial ini tak memandang status menyamaratakan orang terindikasi ODP, PDP, maupun positif.

"Sanksi sosial itu tidak mengenal status. Orang-orang tahunya corona saja. Makanya kita berharap tidak boleh lagi ada pengucilan seperti itu lagi, dan kita justru harus saling bantu," pungkasnya. (RMI/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

KOTA TANGERANG
Curhat ke Polisi di Ngopi Kamtibmas, Warga Tangerang Resah dengan Pinjol dan Debt Collector

Curhat ke Polisi di Ngopi Kamtibmas, Warga Tangerang Resah dengan Pinjol dan Debt Collector

Jumat, 3 April 2026 | 21:34

Suasana Balai Warga RW 03 Kelurahan Pondok Bahar, Karang Tengah, seketika berubah menjadi ruang diskusi hangat pada Kamis 2 April 2026 sore.

BANDARA
Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia Lewat Instalasi di Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 3 April 2026 | 21:18

Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong brand lokal berbasis Intellectual Property (IP) atau kekayaan intelektual agar mampu bersaing di panggung global.

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill