Connect With Us

Patroli Sendirian, Polisi Dikeroyok Pemuda Mabuk di Rajeg

Muhamad Heru | Senin, 20 Juli 2020 | 20:49

Ilustrasi Pengeroyokan. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Muhamad Yunus, anggota Polsek Rajeg Polresta Tangerang menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pemuda di Jalan Raya Rajeg-Mauk, Minggu (19/7/2020).

Yunus yang sedang berpatroli sendirian itu, dikeroyok oleh sejumlah pemuda yang sedang mabuk sekitar pukul 03.00 WIB.

Peristiwa bermula saat korban melihat anak-anak yang sedang nongkrong di desa Tanjakan melihat anak-anak muda yang sedang nongkrong.

"Korban mencoba membubarkan anak-anak muda yang sedang di parkiran minimarket di desa Tanjakan tersebut," ungkap Kapolsek Rajeg Iptu Ferdo Elfianto, Senin (20/7/2020).

Tak terima diimbau untuk membubarkan diri oleh korban, kelompok pemuda yang diduga sedang mabuk itu kemudian menyerang korban secara bersamaan.

Tidak hanya memukul korban, gerombolan pemuda tersebut juga menarik senjata api yang dibawa korban. Beruntung korban sempat melepas magazine dari senjata.

"Salah satu pelaku memukul bagian rahang korban sehingga korban hilang keseimbangan selanjutnya pelaku berhasil membawa senjata V2 Sabhara tanpa magazen yang dibawa korban," kata Ferdo.

Kejadian tersebut mengakibatkan korban mengalami luka memar pada bagian mulut, leher dan luka di bagian lutut.

Saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mendata saksi-saksi. Korban juga melakukan visum.

Yunus bahkan sempat kehilangan senjata apinya. Namun senjata api berhasil ditemukan berselang kemudian.

"Hasil Lidik Sat Reskrim, Sat Intelkam Polresta Tangerang dan Unit Reskrim Polsek Rajeg untuk Senjata V2 dengan No. AC. F 009455 sudah ditemukan di bilik-bilik rumah warga milik H. Isnan sekitar 20 meter dari TKP," pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill