Connect With Us

Bayi Dilahirkan & Dibuang di Sawah Teluknaga Tangerang 

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 3 September 2020 | 14:19

Anggota Polres Metro Tangerang Kota beserta warga menemukan bayi laki-laki tergeletak di area persawahan di Kampung Rawa Rotan, Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Bayi dalam kondisi hidup ditemukan warga di area persawahan di Kampung Rawa Rotan, Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. 

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, bayi laki-laki tersebut ditemukan warga yang sedang bermain layang-layang di sekitar lokasi pada Senin (31/9/2020) pukul 19.00 WIB. 

Anggota Polres Metro Tangerang Kota beserta warga menemukan bayi laki-laki tergeletak di area persawahan di Kampung Rawa Rotan, Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

"Awalnya warga mendengar suara tangisan bayi. Ketika diperiksa sumber suaranya, ternyata ditemukan adanya bayi laki-laki yang tergeletak," ujarnya saat dikonfirmasi TangerangNews, Kamis (3/9/2020). 

Masyarakat pun menyelamatkan bayi malang tersebut dengan membawanya ke bidan setempat. Menurut Abdul, jarak penemuan bayi dengan rumah warga sekitar 15 meter.

Anggota Polres Metro Tangerang Kota beserta warga menemukan bayi laki-laki tergeletak di area persawahan di Kampung Rawa Rotan, Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Di lokasi juga, situasi cukup sepi. Saat ditemukan, bayi ini tertutup batang padi yang telah menguning. "Sehingga tidak dapat terlihat oleh warga," katanya. 

Abdul menambahkan, bayi tersebut diduga dilahirkan di lokasi kejadian. Lalu dengan teganya ditinggalkan oleh orang tuanya. "Mengingat di Lokasi  terdapat darah," jelasnya. (RED/RAC)

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill