Connect With Us

Lagi, Diduga Penculik Satu Pria Tewas, Diseret Pakai Mobil

| Minggu, 22 Agustus 2010 | 16:55

Lokasi Kejadian Perkara di Kecamatan Kresek, Desa Tamiang. (tangerangnews / rangga)


TANGERANGNEWS-Aksi kebrutalan massa dengan cara main hakim sendiri terjadi kembali di Kabupaten Tangerang. Rupanya pada Sabtu (21/8) sekitar pukul 21.45 WIB. Bukan satu pria yang tewas, di lokasi lain, yakni di Kampung Nambo, Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang pria tanpa identitas juga ditemukan tewas setelah dikeroyok massa.  
 

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Kabupaten Tangerang Kompol Arief Setiawan mengatakan, pada malam Sabtu (21/8) telah terjadi dua aksi massa di lokasi yang berbeda, namun satu motif, yakni soal dugaan penculikan anak. "Yang pertama di Kecamatan Kresek, yang kedua di Kampung Nambo, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang," tutur Arief, kepada wartawan, hari ini.

Menurut Arief, korban pria yang pertama dibakar hidup-hidup oleh warga Kresek setelah disiram bensin. Sedangkan korban yang kedua diseret dengan mobil setelah sebelumnya dikeroyok warga. "Kedua korban atau orang yang diduga pelaku penculikan oleh warga belum diketahui identitasnya, alias masih mr X," tuturnya.

Menurut salah seorang warga setempat, Rohmi, 42, pengeroyokan tersebut dilakukan warga karena merasa cemas dengan adanya isu penculikan anak dibawah umur oleh orang tak dikenal di kampungnya. “Isu itu ada sejak tiga minggu yang lalu. Katanya peristiwanya terjadi di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Jadi isunya ada laki-laki yang meculik anak belasan tahun untuk diambil organ tubuhnya seperti jantung, mata dan ginjal,” ungkapnya.

Rohmi menambahkan, meski di kampungnya belum pernah terjadi peristiwa penculikan yang dimaksud, isu tersebut membuat warga menjadi cemas sehingga lebih waspada terutama pada orang tak dikenal yang masuk kampung. “Kalau ada orang asing yang bawa tas pasti dicurigai. Dia pasti ditanya warga. Nah kalau begitu harus dijawab, kalau lari pasti dikeroyok. Peristiwa yang semalam itu terjadi lantara pria itu lari saat ditanya baik-baik oleh warga,” katanya.

Sebelumnya, pada 17 Agustus 2010 lalu di Cikande, Cisoka Kabupaten Tangerang. Seorang wanita paruh baya diduga sebagai pelaku penculikan diamuk massa lantaran telah menggendong bayi warga sekitar. Namun setelah polisi mengecek kejiwaan perempuan itu, polisi memastikan wanita tersebut adalah Ningsih warga Mauk, Kabupaten Tangerang yang mengalami ganguan jiwa.(rangga/dira)
AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
40 Tahun Warga Cimanggu Pandeglang Lewati Jalan Rusak, Gubernur Banten Janjikan Perbaikan Tahun Ini

40 Tahun Warga Cimanggu Pandeglang Lewati Jalan Rusak, Gubernur Banten Janjikan Perbaikan Tahun Ini

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:11

Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di pelosok Banten kembali mendapat perhatian serius. Selama 40 tahun lamanya, warga Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, harus merasakan sulitnya beraktivitas

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

KAB. TANGERANG
Bendera Merah Putih Sebesar 24 Meter2 Dikibarkan di Tigaraksa Tangerang

Bendera Merah Putih Sebesar 24 Meter2 Dikibarkan di Tigaraksa Tangerang

Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:32

Menara bekas pemancar sinyal ponsel di area Kantor Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kini menjadi tempat berkibarnya bendera Merah Putih raksasa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill