103 Rumah di Solear Tangerang Rusak Dihantam Puting Beliung
Jumat, 23 Januari 2026 | 18:10
Angin puting beliung melanda Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang hingga merusak ratusan rumah warga dan sejumlah infrastruktur lingkungan.
TANGERANGNEWS.com-Polresta Tangerang Polda Banten kembali melakukan penyegaran personel untuk jabatan kepala satuan (Kasat). Proses serah terima jabatan telah digelar.
Tiga jabatan yang diserahterimakan tersebut, Kasat Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas), Kasat Samapta Bhayangkara (Kasat Sabhara) dan Kasat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Kasat Tahti).
Tiga wajah baru pejabat setingkat Kasat itu diantaranya AKP Roby Heri Saputra sebagai Kasat Lantas, menggantikan Kompol I Ketut Widiarta. Kompol Agus Haerudin sebagai Kasat Sabhara, menggantikan Kompol Vaktiar Siregar. Iptu Nurjaman sebagai Kasat Tahti, menggantikan AKP Abdul Muis.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi yang memimpin proses serah terima jabatan di Lapangan Upacara Mapolresta Tangerang berpesan, kepada tiga Kasat baru tersebut untuk segera menyesuaikan diri dengan jabatannnya masing-masing.
Ditekankan Ade, saat ini, tugas mendesak dan harus segera dilakukan adalah sebagai garda terdepan pencegahan penularan COVID-19.
Polri, kata Ade, terus menerus mengimbau masyarakat, agar senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan.
“Saat in, salah satu tugas kita adalah mengedukasi masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Ade, Sabtu (12/9/2020).(RMI/HRU)
Angin puting beliung melanda Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang hingga merusak ratusan rumah warga dan sejumlah infrastruktur lingkungan.
TODAY TAGKasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews