Connect With Us

Dua Pegawai BPN Tangerang Positif Corona, 1 Meninggal

Mohamad Romli | Senin, 21 September 2020 | 20:01

Tampak depan Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang, Senin (21/9/2020). (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang terkonfirmasi positif terpapar virus Corona. Bahkan, satu orang dikabarkan meninggal dunia.

Pegawai yang meninggal dunia tersebut Guna, Kasubsi Fasilitas Pengadaan Tanah dan Penetapan Tanah Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang. Almarhum meninggal di RSUD Banten, pada Minggu, 20 September 2020 tepat pukul 02.00 WIB.

“Iya betul mas, satu pejabat di kami meninggal hari minggu kemarin di RSUD Banten,” ujar Kepala Tata Usaha ATR/BPN Kabupaten Tangerang Ceto Subagio kepada wartawan, Senin, (21/9/2020).

Korban salah satu pejabat BPN Kabupaten Tangerang dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil Swab yang dilakukan beberapa hari yang lalu. Kemudian, ia menjalani perawatan intensif di RSUD Banten.

Sementara itu, pelayanan di Kantor BPN Kabupaten Tangerang kini dibatasi. Tak hanya pelayanan yang dibatasi, protokol kesehatan COVID-19 pun ikut diperketat.

“Pelayanan masih dibuka dengan penerapan pembatasan bagi pemohon langsung penerimaan berkas sampai pukul 12.00 WIB dan PPAT melalui online,” ungkapnya.

Walaupun penerimaan berkas pemohon langsung hingga pukul 12.00 WIB, namun, kata Ceto, loket masih dibuka hingga pukul 14.00 WIB. Hal itu dilakukan sesuai Peraturan Bupati yang berlaku. (RMI/RAC)

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill