Pegawai KPU Tangsel saat di tes swab Covid-19. (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan menggelar pemeriksaan swab kepada seluruh8 komisioner dan pegawai. Tes Swab berlangsung di kantor penyelenggara Pilkada tersebut di Jalan Raya Serpong, Setu, Tangsel, Jumat (18/9/2020).
Ketua KPU Tangsel Bambang Dwitoro menjelaskan, tes swab ini dilkukan bagi seluruh pegawai di kantornya. Sebab, kantor KPU itu menjadi lingkungan rawan terpapar Corona setelah satu komisioner dan pegawai positif.
"Seluruh pegawai dan anggota KPU Tangsel itu sebanyak 58 orang, termasuk di dalamnya juga yang sedang magang di kantor KPU, kita periksa. Karena yang bersangkutan ada di lingkungan kantor KPU Tangsel," ucap Bambang di kantornya.
Tes swab tersebut juga atas rekomendasi Dinas Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Banten.
"Kami koordinasi dengan IDI Banten dan Dinkes, disarankan untuk segera swab ulang. Dengan hasil yang lebih cepat dibandingkan sebelumnya," katanya.
Usai menjalani tes ini, seluruh anggota dan pegawai diwajibkan untuk mengisolasi diri hingga hasil swab diterima.
Hal itu dilakukan guna memastikan keamanan dan kelancaran tahapan Pilkada yang selanjutnya, diantaranya penetapan calon dan nomor urut calon. Kedua agenda itu akan digelar di September ini.
"Tadi diinformasikan oleh tim dokter hasilnya itu 1x24 jam. Nantinya kita akan cek bagi yang negatif untuk dapat bekerja work from home. Jadi persentasenya akan dikurangi tidak 100 persen. Itu ada surat edaran dari sekretaris Jendral KPU RI, jadi kita tinggal mengikuti. Sistemnya bergantian," pungkasnya.(RMI/HRU)
Memasuki satu tahun kepemimpinan Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono, arah pembangunan Kota Tangerang mulai terlihat. Periode awal ini dinilai sebagai fase peletakan dasar kebijakan sebelum hasil jangka panjang benar-benar bisa diukur.
Lubang-lubang di jalan bukan sekadar cacat aspal. Ia menjadi ancaman langsung terhadap keselamatan publik. Dalam konteks Pasar Kemis, korban bukan hanya luka ringan, tetapi kehilangan nyawa. Artinya, ini bukan lagi isu infrastruktur teknis
Tim gabungan dari Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel), bersama PJR Induk Bitung Korlantas Polri menggagalkan penyelundupan ganja siap edar seberat 40 kilogram dari Medan.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""