Connect With Us

8 Pendemo UU Ciptaker Positif COVID-19, Jadi Klaster Baru di Kabupaten Tangerang

Redaksi | Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:31

Situasi kumpulan massa buruh di Jalan Daan Mogot Tangerang yang hendak ke Jakarta. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Aksi unjuk rasa menolak UU Omnimbus Law Cipta Kerja yang dilakukan masyarakat di Kabupaten Tangerang memunculkan klaster baru penularan COVID-19.

Diketahui, ada sebanyak delapan orang positif setelah mengikuti aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

Mereka merupakan warga Kabupaten Tangerang yang mengikuti aksi unjuk rasa di Kota Tangerang.

"Ada delapan orang ditemukan dari unjuk rasa di Kota Tangerang, warga kita. Kita dapat info yang PT Caplang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi seperti dilansir dari Kompas, Selasa (20/10/2020).

Hendra menyebut, kedelapan orang tersebut kini tengah diisolasi di rumah singgah khusus orang tanpa gejala (OTG) yang berada di Hotel Yasmin.

Pihaknya juga sudah bersiap menghadapi klaster unjuk rasa di Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, akibat klaster baru ini Kabupaten Tangerang yang sudah menjadi zona oranye, bisa berubah kembali ke zona merah.

"Kita bersiap (menghadapi) klaster baru, seperti unjuk rasa, bisa jadi klaster baru dan bisa kembali ke zona merah lagi," kata Hendra.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill