Connect With Us

Ancam Bunuh Ibu & Adik, Pemuda di Kelapa Dua Tangerang Dilumpuhkan Gas Air Mata

Rachman Deniansyah | Senin, 21 Desember 2020 | 14:44

Ilustrasi Percobaan Pembunuhan (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda berinisial IN,18, nyaris membunuh ibu dan adiknya dengan pisau. Aksi nekat ini dilakukan di rumahnya di Perumahan Jasmine Extension, Pakulonan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (21/12/2020).

Kejadian itu pun turut dibenarkan Kapolsek Kelapa Dua AKP Muharram Wibisono.

"Jadi kami mendapat laporan awal bahwa ada seorang pemuda yang berusaha untuk melakukan percobaan pembunuhan terhadap ibu kandung dan adik kandungnya yang ada rumahnya," ujarnya saat dikonfirmasi. 

Percobaan pembunuhan itu, dilakukan terduga pelaku dengan menggunakan dua bilah pisau lipat. Ia mengancam ingin menusuk sang ibu dan adiknya. 

Atas ancaman itu, Ibu pelaku yang penuh rasa takut pun melaporkannya ke Polsek Kelapa Dua. 

Saat berusaha mengamankan pemuda tersebut, anggota Kepolisian sempat kewalahan. Proses penangkapan pun cukup memakan waktu, karena IN sempat memberikan perlawanan kepada anggota. 

"Yang bersangkutan membawa pisau mondar-mandir di dalam rumah kemudian berteriak. Dan terduga pelaku bertahan di lantai dua," tutur Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua Iptu Agam Tsaani.

Saat anggota berusaha menenangkan, pelaku justru melempari polisi dengan sejumlah barang pecah belah dan benda tumpul yang ada di sekitarnya. 

"Ke arah petugas yang ada di bawahnya. Selanjutnya kita negosiasi dengan pelaku untuk turun dan membicarakan permasalahannya baik-baik, namun dia menolak," sambungnya. 

Atas hal itu, polisi pun mengambil langkah tegas dengan menembakkan gas air mata untuk melumpuhkan pelaku yang terus memberikan perlawanan. 

"Karena sudah kita lakukan tindakan tegas terukur menembakkan gas air mata, yang bersangkutan berdiam di dalam kamar. Sehingga yang bersangkutan lemas dan dapat kita amankan beserta barang buktinya," tuturnya. 

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada anggota keluarga yang sempat dilukai oleh pelaku. 

"Dia belum sempat melukai keluarga, karena hanya ancaman akan membunuh. Sehingga kita lakukan antisipasi di awal untuk mengamankan kedua keluarga, baik ibu atau adiknya," ujar Agam. 

Saat ini, pemuda berinisial IN tersebut sudah digelandang ke Mapolsek Kelapa Dua untuk menjalani proses hukum selanjutnya. (RAZ/RAC)

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill