Connect With Us

Jasad Terbungkus Selimut di Pondok Aren Diduga Korban Pembunuhan

Rachman Deniansyah | Rabu, 26 Agustus 2020 | 11:00

Mayat wanita berinisial HY yang ditemukan dengan kondisi mengenaskan. (TangerangNews / TangerangNews.com@2020)

 

TANGERANGNEWS.com-Jasad wanita tanpa busana yang ditemukan di dalam kontrakan Jalan Kebantenan, RT 3/8, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (25/8/2020) malam, diduga tewas karena dibunuh.

Sebelumnya disebutkan jasad wanita berinisial HY itu terbungkus kardus. Namun belakangan tim identifikasi menyatakan korban dibungkus dengan selimut.

Baca Juga :

"Diduga pembunuhan," ungkap Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono saat dikonfitmasi awak media, Rabu (26/8/2020). 

Dugaan tersebut semakin menguat dengan sejumlah bukti yang ditemui ketika mengevakuasi jasad korban.

Petugas menemukan jasad korban dalam dalam kondisi terikat, dan terbungkus berlapis. 

"Ditemukan mayat perempuan telanjang, yang sebelumnya diikat, dibungkus dengan kain hitam dan dibungkus lagi dengan selimut, kemudian dilakban," tuturnya. 

Namun saat diperiksa, Kepolisian belum melihat ada luka pada tubuh korban, karena kondisi jenazah sudah membusuk dan mengeluarkan bau yang sangat menyengat. 

"Jadi sekarang dibawa ke RSUD (Tangerang) untuk dilakukan visum, karena memang untuk keadaannya sudah tiga hari. Jadi wujudnya sudah tidak sempurna," ujar Wibi. 

Sebelumnya saat dilakukan evakuasi, petugas Kepolisian juga menemukan sejumlah benda tajam dalam kontrakan tersebut.

"Ya memang ada beberapa benda senjata tajam yang kita temukan, sudah kita amankan. Nanti kita akan lakukan pemeriksaan lebih dalam. Dan mudah-mudahan saya segera dapat menemukan pelakunya," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANTEN
Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Gunung Anak Krakatau Status Siaga Level III, Masyarakat Dilarang Mendekat dalam Radius 3 Km

Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:39

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill