Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERANGNEWS.com-Jasad wanita tanpa busana yang ditemukan di dalam kontrakan Jalan Kebantenan, RT 3/8, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (25/8/2020) malam, diduga tewas karena dibunuh.
Sebelumnya disebutkan jasad wanita berinisial HY itu terbungkus kardus. Namun belakangan tim identifikasi menyatakan korban dibungkus dengan selimut.
Baca Juga :
"Diduga pembunuhan," ungkap Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono saat dikonfitmasi awak media, Rabu (26/8/2020).
Dugaan tersebut semakin menguat dengan sejumlah bukti yang ditemui ketika mengevakuasi jasad korban.
Petugas menemukan jasad korban dalam dalam kondisi terikat, dan terbungkus berlapis.
"Ditemukan mayat perempuan telanjang, yang sebelumnya diikat, dibungkus dengan kain hitam dan dibungkus lagi dengan selimut, kemudian dilakban," tuturnya.
Namun saat diperiksa, Kepolisian belum melihat ada luka pada tubuh korban, karena kondisi jenazah sudah membusuk dan mengeluarkan bau yang sangat menyengat.
"Jadi sekarang dibawa ke RSUD (Tangerang) untuk dilakukan visum, karena memang untuk keadaannya sudah tiga hari. Jadi wujudnya sudah tidak sempurna," ujar Wibi.
Sebelumnya saat dilakukan evakuasi, petugas Kepolisian juga menemukan sejumlah benda tajam dalam kontrakan tersebut.
"Ya memang ada beberapa benda senjata tajam yang kita temukan, sudah kita amankan. Nanti kita akan lakukan pemeriksaan lebih dalam. Dan mudah-mudahan saya segera dapat menemukan pelakunya," pungkasnya.(RMI/HRU)
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGSejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews