KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Warga Tangerang agar berhati-hati dengan modus operandi berbagai macam penipuan. Termasuk yang terjadi di Kampung Seglog, RT 01/05 Desa Sukaamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten.
“Modusnya termasuk baru, karena pelaku ini wanita dan dia mengaku mencari seorang tukang urut yang telah berhasil membuat dirinya punya anak. Padahal itu tipu daya sang penipu,” ujar Asep Kipu kepada Tangerangnews.com, Sabtu (23/1/2021).
Pelaku secara acak masuk ke sejumlah desa atau perkampungan untuk mencari seorang dukun urut. Dukut urut itu, tentu bukan lah dukun urut sungguhan, hanya fiktif sebagai pintu dia masuk untuk menipu masyarakat.
“Jadi agar berhati-hati dan warga Tangerang harus tahu ini. Sengaja saya kirim ke TangerangNews biar tak ada lagi yang kena tipu. Dia modusnya nyari tukang urut dan bilang dahulu saya pasien ibuurut ke sini kepingin punya anak. Allhamdulillah sekarang saya sudah punya anak. Sebagai jasa terima kasih saya. Saya pengen ngajak keluarga-keluarga ibu yang nganggur kerja di pabrik Panarub. Dengan bayar uang Rp370 ribu untuk test swap. Pelaku janji besoknya dia akan ke rumah saya lagi. Sampai sekarang tidak ada kabar beritanya. WA saya juga di blokir oleh pelaku,” ujar Asep Kipu.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan mempertemukan pelanggan dan jajaran PLN dalam Customer Partnership Forum 2026 di Lebak, Jumat 25 September 2026.
Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews