Connect With Us

Awas! Penipuan Baru Ini Harus Diketahui, Orangnya Masih Beredar di Tangerang 

Redaksi | Sabtu, 23 Januari 2021 | 11:45

Wajah seorang wanita yang diduga telah melakukan penipuan di Kampung Seglog, RT 01/05 Desa Sukaamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga Tangerang agar berhati-hati dengan modus operandi berbagai macam penipuan.  Termasuk yang terjadi di Kampung Seglog, RT 01/05 Desa Sukaamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten. 

 

“Modusnya termasuk baru, karena pelaku ini wanita dan dia mengaku mencari seorang tukang urut yang telah berhasil membuat dirinya punya anak. Padahal itu tipu daya sang penipu,” ujar Asep Kipu kepada Tangerangnews.com, Sabtu (23/1/2021). 

Pelaku secara acak masuk ke sejumlah desa atau perkampungan untuk mencari seorang dukun urut. Dukut urut itu, tentu bukan lah dukun urut sungguhan, hanya fiktif sebagai pintu dia masuk untuk menipu masyarakat.  

“Jadi agar berhati-hati dan warga Tangerang harus tahu ini. Sengaja saya kirim ke TangerangNews biar tak ada lagi yang kena tipu.  Dia modusnya nyari tukang urut dan bilang dahulu saya pasien ibuurut ke sini kepingin punya anak. Allhamdulillah sekarang saya sudah punya anak. Sebagai jasa terima kasih saya. Saya pengen ngajak keluarga-keluarga ibu yang nganggur kerja di pabrik Panarub. Dengan bayar uang Rp370 ribu untuk test swap. Pelaku janji besoknya dia akan ke rumah saya lagi. Sampai sekarang tidak ada kabar beritanya. WA saya juga di blokir oleh pelaku,” ujar Asep Kipu.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill