Seorang wanita muda pelaku penipuan modus prostitusi online terpaksa diamankan warga Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Senin (28/12/2020) malam. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)
TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita muda terpaksa diamankan warga Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang setelah kedapatan melakukan penipuan modus prostitusi online, Senin (28/12/2020) malam.
Untuk meyakinkan korbannya, pelaku menjadikan salah satu rumah warga sebagai titik lokasi yang akan dijadikan tempat kencan. Sedangkan korban atau pria hidung belang tersebut telah memberikan uang tanda muka.
Inilah video amatir warga, dimana seorang wanita muda terpaksa diamankan masyarakat yang telah resah. Keresahan terjadi karena gara-gara wanita berinisial D tersebut, rumah warga sering diketuk oleh setiap pria hidung belang menjadi korban dirinya.
Sebab, wanita tersebut setelah mendapat uang, akan berpura-pura bahwa ada yang tertinggal. Kemudian dia masuk seolah ke rumah tersebut, padahal kabur bersama pelaku teman cowoknya yang mengendarai motor.
Uang yang diberikan hidung belang mulai dari Rp100 ribu-Rp400 ribu.
Muhammad Efendi, warga setempat mengatakan, pelaku sudah sering melancarkan aksinya hingga warga bosan diketuk malam-malam pintunya oleh pria hidung belang. “Yak arena itu, sudah resah kami. Namun, meski sudah diamankan warga , wanita itu akhirnya dipulangkan dengan syarat membuat perjanjian akan tidak mengulangi perbuatannya,” tutupnya. (RED/RAC)
Wilayah udara di sejumlah kawasan Timur Tengah ditutup akibat konflik antara Israel dan Iran. Hal ini berdampak pada sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.
Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.
Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, babak belur diamuk massa akibat gagal melakukan aksinya, pada Selasa 3 Maret 2026, pukul 22.00 WIB.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""