Seorang wanita muda pelaku penipuan modus prostitusi online terpaksa diamankan warga Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Senin (28/12/2020) malam. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)
TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita muda terpaksa diamankan warga Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang setelah kedapatan melakukan penipuan modus prostitusi online, Senin (28/12/2020) malam.
Untuk meyakinkan korbannya, pelaku menjadikan salah satu rumah warga sebagai titik lokasi yang akan dijadikan tempat kencan. Sedangkan korban atau pria hidung belang tersebut telah memberikan uang tanda muka.
Inilah video amatir warga, dimana seorang wanita muda terpaksa diamankan masyarakat yang telah resah. Keresahan terjadi karena gara-gara wanita berinisial D tersebut, rumah warga sering diketuk oleh setiap pria hidung belang menjadi korban dirinya.
Sebab, wanita tersebut setelah mendapat uang, akan berpura-pura bahwa ada yang tertinggal. Kemudian dia masuk seolah ke rumah tersebut, padahal kabur bersama pelaku teman cowoknya yang mengendarai motor.
Uang yang diberikan hidung belang mulai dari Rp100 ribu-Rp400 ribu.
Muhammad Efendi, warga setempat mengatakan, pelaku sudah sering melancarkan aksinya hingga warga bosan diketuk malam-malam pintunya oleh pria hidung belang. “Yak arena itu, sudah resah kami. Namun, meski sudah diamankan warga , wanita itu akhirnya dipulangkan dengan syarat membuat perjanjian akan tidak mengulangi perbuatannya,” tutupnya. (RED/RAC)
Eks Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Ana Supriyatna meminta penjadwalan ulang pemeriksaan yang dilakukan oleh Polda Banten atas dugaan kasus pelecehan seksual
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""