Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com—Masyarakat mesti mewaspadai modus pinjaman uang untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Tangerang.
Pasalnya, pemilik salah satu kedai di Jalan Hasyim Ashari, Ciledug Tangerang, Kota Tangerang, berinisial OV, 40, menjadi korban penipuan berkedok pinjaman modal bagi UMKM terdampak COVID-19.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden penipuan yang menimpa kedai kopi milik OV tersebut terjadi pada Selasa (15/12/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.
Awalnya kedai milik OV ini didatangi seorang pria paruh baya yang mengenakan seragam pegawai negeri sipil (PNS) mengaku dari Pemkot Tangerang.
Terduga pelaku lalu mengiming-imingi korban dengan memesan makanan dengan jumlah 250 porsi untuk suatu acara di kantornya.
Selanjutnya pelaku menawarkan pinjaman usaha dan meminta uang Rp350 ribu kepada OV untuk pengurusan surat-surat sekaligus pelaku juga menjelaskan prosedur pinjamannya.
Pelaku juga menjanjikan rincian biaya pengembaliannya Rp500 ribu per bulan selama 51 bulan.
Tanpa rasa curiga, OV tertarik untuk mengajukan pinjaman dan langsung memberikan uang dengan nominal yang diminta pelaku.
Setelah itu pelaku membuatkan OV kwitansi dan memberikan nomor teleponnya. Tidak lama setelah itu pelaku langsung pergi.
Namun, berselang beberapa waktu saat OV mencoba menghubungi nomor pelaku ternyata nomornya sudah tidak aktif. Disaat itulah OV merasa dirinya telah menjadi korban penipuan.
Saat dikonfirmasi, Kabid UMKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Tangerang, Katrina menuturkan, insiden tersebut merupakan penipuan.
Menurutnya, pinjaman uang untuk UMKM dari Pemkot Tangerang melalui program Tangerang Emas.
"Kalau dari dinas tidak ada yang keliling. Insiden itu penipuan. Biasanya pelaku minta duit buat ngurus berkas," katanya, Jumat (18/12/2020).
Katrina mengatakan pihaknya telah memberikan surat edaran untuk mewaspadai peristiwa penipuan berkedok peminjaman UMKM di Kota Tangerang.
"Kalau ada UMKM yang memang pas kedatangan oknum tersebut, atau lihat dan tahu, tangkap saja dan bawa ke polsek. Karena banyak sekali yang sudah ditipu," pungkasnya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGPeringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mengamankan secara fisik lahan aset negara berupa eks SDN Rawa Bokor seluas 1.580 meter persegi dalam operasi eksekusi yang dilakukan pada Jumat sore 24 April 2016).
Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews