Connect With Us

Waspada Penipuan Berkedok Pinjaman Modal UMKM Terdampak COVID-19 di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 18 Desember 2020 | 14:39

Ilustrasi penipuan (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com—Masyarakat mesti mewaspadai modus pinjaman uang untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Tangerang. 

 

Pasalnya, pemilik salah satu kedai di Jalan Hasyim Ashari, Ciledug Tangerang, Kota Tangerang, berinisial OV, 40, menjadi korban penipuan berkedok pinjaman modal bagi UMKM terdampak COVID-19. 

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden penipuan yang menimpa kedai kopi milik OV tersebut terjadi pada Selasa (15/12/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. 

 

Awalnya kedai milik OV ini didatangi seorang pria paruh baya yang mengenakan seragam pegawai negeri sipil (PNS) mengaku dari Pemkot Tangerang. 

 

Terduga pelaku lalu mengiming-imingi korban dengan memesan makanan dengan jumlah 250 porsi untuk suatu acara di kantornya. 

 

Selanjutnya pelaku menawarkan pinjaman usaha dan meminta uang Rp350 ribu kepada OV untuk pengurusan surat-surat sekaligus pelaku juga menjelaskan prosedur pinjamannya. 

 

Pelaku juga menjanjikan rincian biaya pengembaliannya Rp500 ribu per bulan selama 51 bulan. 

 

Tanpa rasa curiga, OV tertarik untuk mengajukan pinjaman dan langsung memberikan uang dengan nominal yang diminta pelaku. 

 

Setelah itu pelaku membuatkan OV kwitansi dan memberikan nomor teleponnya. Tidak lama setelah itu pelaku langsung pergi. 

 

Namun, berselang beberapa waktu saat OV mencoba menghubungi nomor pelaku ternyata nomornya sudah tidak aktif. Disaat itulah OV merasa dirinya telah menjadi korban penipuan. 

 

Saat dikonfirmasi, Kabid UMKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Tangerang, Katrina menuturkan, insiden tersebut merupakan penipuan. 

 

Menurutnya, pinjaman uang untuk UMKM dari Pemkot Tangerang melalui program Tangerang Emas. 

 

"Kalau dari dinas tidak ada yang keliling. Insiden itu penipuan. Biasanya pelaku minta duit buat ngurus berkas," katanya, Jumat (18/12/2020). 

 

Katrina mengatakan pihaknya telah memberikan surat edaran untuk mewaspadai peristiwa penipuan berkedok peminjaman UMKM di Kota Tangerang. 

 

"Kalau ada UMKM yang memang pas kedatangan oknum tersebut, atau lihat dan tahu, tangkap saja dan bawa ke polsek. Karena banyak sekali yang sudah ditipu," pungkasnya.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill