Tim SAR gabungan saat mencari remaja yang tenggelam di Kali Dadap Tangerang. (Istimewa / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com-Nahas bagi Fajar Putra Hadiman, seorang anak laki-laki yang berusia 13 tahun tenggelam di Kali Dadap, Kabupaten Tangerang ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (27/2/2021) sekitar pukul 17.45 WIB.
Korban ditemukan tepatnya dalam radius lima meter dari lokasi kejadian.
“Korban sudah ditemukan sore ini dalam kondisi meninggal dunia kemudian di evakuasi ke RS Bun Tangerang,” tegas Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC).
Hendra menambahkan, pencarian pada hari ini membagi menjadi tiga SRU. Pada SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan rubber boat dari lokasi kejadian hingga sejauh 2 Km. SRU kedua melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat dari lokasi kejadian hingga sejauh 2 Km. Kemudian SRU ketiga melakukan proses penyelaman apabila kondisi memungkinkan dengan radius 10 meter di sekitar lokasi kejadian.
Adapun unsur-unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR terdiri dari Tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Kosambi, Damkar Kabupaten Tangerang, Polsek Teluknaga, BPBD Kabupaten Tangerang Tangerang.
Kejadian bermula pada sabtu (27/2/2021) sekitar pukul 14.30 WIB saat korban sedang berenang bersama keempat temannya di kali Dadap, Kelurahan Dadap Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Selang beberapa waktu korban tidak kunjung muncul lagi ke permukaan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.
Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""