Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Nahas bagi Fajar Putra Hadiman, seorang anak laki-laki yang berusia 13 tahun tenggelam di Kali Dadap, Kabupaten Tangerang ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (27/2/2021) sekitar pukul 17.45 WIB.
Korban ditemukan tepatnya dalam radius lima meter dari lokasi kejadian.

“Korban sudah ditemukan sore ini dalam kondisi meninggal dunia kemudian di evakuasi ke RS Bun Tangerang,” tegas Hendra Sudirman, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC).
Hendra menambahkan, pencarian pada hari ini membagi menjadi tiga SRU. Pada SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan rubber boat dari lokasi kejadian hingga sejauh 2 Km. SRU kedua melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat dari lokasi kejadian hingga sejauh 2 Km. Kemudian SRU ketiga melakukan proses penyelaman apabila kondisi memungkinkan dengan radius 10 meter di sekitar lokasi kejadian.
Adapun unsur-unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi SAR terdiri dari Tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Polsek Kosambi, Damkar Kabupaten Tangerang, Polsek Teluknaga, BPBD Kabupaten Tangerang Tangerang.

Kejadian bermula pada sabtu (27/2/2021) sekitar pukul 14.30 WIB saat korban sedang berenang bersama keempat temannya di kali Dadap, Kelurahan Dadap Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Selang beberapa waktu korban tidak kunjung muncul lagi ke permukaan.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews