Connect With Us

Sakit Hati, Pria Bakar Rumah Kekasihnya di Curug Tangerang 

Redaksi | Rabu, 10 Maret 2021 | 09:51

Remakan cctv aksi pelaku pembakar kediaman mantan kekasihnya di Curug Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria di Tangerang membakar rumah mantan kekasihnya pada Selasa (9/3/2021). Ia diduga melakukan aksi itu lantara sakit hati usai putus cinta. Aksi tersebut sempat terekam CCTV yang tersebar di media sosial. 

 

Pihak Kepolisian Sektor Curug, Polres Tangerang Selatan, berhasil mengamankan pelaku berinisial AM ,33. 

 

Kanit Reskrim Polsek Curug, IPTU Nurbianto mengatakan, pelaku diamankan di kontrakannya kawasan Curug, Kabupaten Tangerang. 

 

Dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku nekat membakar rumah mantan kekasihnya karena merasa dikhianati. 

 

"Ya, dia (pelaku) sakit hati, karena dikhianati lalu diputusin, makanya dia nekat berbuat demikian," ujar Nurbianto, Selasa (9/3/2021).

 

Ia menambahkan, pelaku telah merencanakan aksi tersebut. Awalnya, pelaku meminta rekannya untuk mengantarkan ke rumah mantan kekasihnya menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan, ia meminta rekannya untuk berhenti. 

 

"Lalu dia cari warung, untuk beli korek batangan sama bahan bakar berupa pertalite satu liter," ujarnya.

 

Setelah membeli kedua barang itu, pelaku kembali ke rekannya dan meminta untuk melanjutkan perjalanan. Ketika hendak sampai di rumah mantan kekasihnya, pelaku meminta rekannya untuk menunggu di ujung gang.

 

Dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku nekat membakar rumah mantan kekasihnya karena merasa dikhianati. "Dia (pelaku) sakit hati, karena dikhianati lalu diputusin, makanya dia nekat berbuat demikian," ujar Nurbianto. 

 

Setelah membeli kedua barang itu, pelaku kembali ke rekannya dan meminta untuk melanjutkan perjalanan. Ketika hendak sampai di rumah mantan kekasihnya, pelaku meminta rekannya untuk menunggu di ujung gang.

 

"Lalu, dari sana dia berjalan kaki ke rumah mantannya ini. Di sana, pada pukul 03.30 WIB dari jarak kurang lebih 2 meter, pelaku menyalakan batang korek yang sudah dipersiapan, dan dilemparkan kebagian rumah yang sudah disiram bahan bakar pertalite," ungkapnya.

Setelah membakar rumah, pelaku langsung melarikan diri dengan cara menghampiri rekannya. Akan tetapi, aksinya terbongkar karena terekam CCTV di lokasi. 

 

Atas perbuatannya itu, pelaku dikenakan pasal 187 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun. Sementara, atas peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa dan luka, hanya kerugian materil sebesar Rp 30 juta.

 

Ia diduga melakukan aksi itu lantara sakit hati usai putus cinta. Aksi tersebut sempat terekam CCTV yang tersebar di media sosial. 

 

Pihak Kepolisian  mengatakan, pelaku diamankan di kontrakannya kawasan Curug, Tangerang. 

 

Seorang warganet mengatakan, beruntung dirinya yang menyaksikan aksi pelaku itu tidak sampai menyambar ke rumah tetangga lain.

 

"Ngeri banget apinya. Alhamdulillahnya ga ada angin. Padahal matiin apinya cuma pakai selang. Alhamdulillah padam," ujar @titarukmitasari.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill