Sejumlah petugas Pemadam Kebakaran (DAMKAR) saat berusaha memadamkan kobaran api di kawasan PT Indofood yang terletak di Jalan Raya Serang-Bitung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (8/2/2021). (@TangerangNews / BPBD Tangerang)
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa kebakaran yang terjadi di Kebakaran yang melanda PT Indofood di kawasan Desa Bitung, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (8/2/2021) menyebabkan kerugian hingga Rp1 miliar.
Pasalnya kebakaran cukup merusak sebagian besar bangunan yang berisi sejumlah bahan kimia seperti cat dan tiner.
Material zat kimia tersebut yang membuat api cepat membesar dan menghanguskan seisi gedung.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Kosrudin mengatakan gedung yang terbakar adalah gedung paling belakang.
"Lumayan besar sih pabriknya, mungkin berapa hektare itu. Yang terbakar hanya satu gedung dari sekian puluh gedung. Gedung paling belakang," ujarnya seperti dilansir dari Tribunnews, Selasa (9/2/2021).
Kosrudin menaksir pabrik produksi mie instan itu menderita kerugian hingga miliaran akibat kebakatan tersebut. "Kerugian sekitar Rp 1 miliar sekurang-sekurangnya," jelasnya.
Kebakaran yang terjadi pukul 14.00 WIB tersebut berhasil dijinakkan satu jam dengan menerjunkan 20 petugas dan empat mobil pemadam kebajaran BPBD Kabupaten Tangerang.
"Api padam sekira pukul 15.00 WIB. Penyebab belum kita ketahui. Kalau korban jiwa tidak ada," ujar Kosrudin.
Menonton serial bertema kriminal memang selalu memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta hiburan. Mulai dari kasus pembunuhan misterius, aksi mafia internasional, hingga permainan psikologi antara polisi dan penjahat
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
Sejumlah guru yang berasal dari Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Tangerang menyampaikan aspirasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, perihal kesejahteraan serta ketidakjelasan status kerja guru madrasah.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""