Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah di Kampung Cilongok, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang terus didatangi peziarah yang hendak melayat almarhum KH Uci Turtusi atau Abuya Uci, Selasa (6/4/2021) pukul 20.00 WIB.
Akibat peziarah yang terus berdatangan jalan sekitar Pasar Kemis terpantau ramai.

Baca Juga :
"Peziarah terus datang dari jamaah yang berasal dari manapun. Kita tidak bisa membatasi karena undangannya bukan dari kita tapi dari hati nurani para jamaah. Mungkin yang terpenting tetap menjaga protokol kesehatan", ujar Andre, anggota Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) yang mengatur jamaah di lokasi.
Dijelaskannya para santri dan jamaah mengadakan pengajian dan doa bersama untuk Abuya Uci selama 7 hari kedepan.
"Sampai nanti kemungkinan masih ada peziarah yang datang, namun tidak seramai tadi siang," tambah Andre. (RAZ/RAC)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews