Connect With Us

KH Uci Turtusi Wafat, Ponpes Al-Istiqlaliyah Masih Ramai Didatangi Pelayat

Redaksi | Selasa, 6 April 2021 | 22:25

Kegiatan jamaah saat mendoakan almarhum KH Uci Turtusi yang berlokasi di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah Kampung Cilongok, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa (6/4/2021) pukul 20.00 WIB. (@TangerangNews / Faizatul Ilmiyah)

TANGERANGNEWS.com-Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah di Kampung Cilongok, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang terus didatangi peziarah yang hendak melayat almarhum KH Uci Turtusi atau Abuya Uci, Selasa (6/4/2021) pukul 20.00 WIB.

Akibat peziarah yang terus  berdatangan jalan sekitar Pasar Kemis terpantau ramai. 

Kegiatan jamaah saat mendoakan almarhum KH Uci Turtusi yang berlokasi di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah Kampung Cilongok, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Selasa (6/4/2021) pukul 20.00 WIB.

Baca Juga :

"Peziarah terus datang dari jamaah yang berasal dari manapun. Kita tidak bisa membatasi karena undangannya bukan dari kita tapi dari hati nurani para jamaah. Mungkin yang terpenting tetap menjaga protokol kesehatan", ujar Andre, anggota Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) yang mengatur jamaah di lokasi.

Dijelaskannya para santri dan jamaah mengadakan pengajian dan doa bersama untuk Abuya Uci selama 7 hari kedepan.

"Sampai nanti kemungkinan masih ada peziarah yang datang, namun tidak seramai tadi siang," tambah Andre. (RAZ/RAC)

KOTA TANGERANG
750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 17:54

Pengedar obat keras ilegal di wilayah Kota Tangerang, kembali dibekuk. Kali ini seorang pria berinisial AF, 26, ditangkap bersama ribuan butir obat jenis Tramadol dan Hexymer di area parkiran Wisma Griya Anggrek,

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill