Connect With Us

Sachrudin Sambangi Rumah Tokoh Masyarakat Periuk yang Roboh 

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 6 September 2020 | 13:54

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menyambangi kediaman Didi Adiwijaya, di RT 2/1, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Minggu (6/9/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menyambangi kediaman Didi Adiwijaya, di RT 2/1, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Kedatangan Sachrudin dalam rangka menengok kondisi tokoh masyarakat yang rumahnya roboh pada pekan lalu. 

"Saya mendengar kabar dari kawan-kawan, bila ada rumah seorang tokoh masyarakat yang roboh. Mendengar berita itu, saya langsung meluncur ke lokasi untuk melihat kondisi Pak Didi dan keadaan rumahnya yang dikabarkan roboh itu," kata Sachrudin, saat diwawancara pada kunjungan itu, Minggu (6/9/2020).

Sebelumnya ia membayangkan kondisi tokoh masyarakat yang rumahnya roboh itu.

"Alhamdulillah, Pak Didi sehat walafiat. Karena sama sekali tidak terkena reruntuhan bangunan," tutur Sachrudin. 

Sachrudin yang juga menjabat Ketua DPD Golkar Kota Tangerang ini menambahkan secara pribadi dirinya akan membantu membiayai rumah Didi.

"Insya Allah saya akan bantu meringankan beban Pak Didi. Semoga beliau diberi kekuatan, ketabahan dan kesehatan dalam menghadapi musibah ini," tutur Sachrudin. 

Sementara Didi mengaku senang dan bangga telah disambangi orang nomor dua di Kota Tangerang.

"Meski saya sedang berduka, tapi saya merasa senang telah ditengok oleh Pak Sachrudin. Beliau dengan aktivitas dan kegiatan yang begitu sibuknya, masih bersedia menyempatkan diri datang ke sini," ungkap Didi dengan raut wajah berkaca-kaca.

Didi mengaku tidak menyangka kalau rumahnya bakal ambruk.  Ketika itu dia hendak menunaikan Salat Zuhur. Namun karena mengantuk, dia sempat tertidur.

"Ketika rebahan itulah rumah ambruk. Tapi Alhamdulillah, kamar tempat saya istirahat tidak ikut roboh," kata tokoh masyarakat yang pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Tangerang pada 1971-1983 ini.

Mantan tokoh politik di era orde baru itu juga menuturkan, tidak ada korban pada insiden tersebut karena hanya ada dia sendiri di rumah. 

Berdasarkan pantauan di lokasi, puing dan kayu-kayu bekas atap bangunan tampak masih berserakan. Sejumlah pekerja terlihat sedang membangun kembali rumah tokoh masyarakat yang ambruk itu. (RAZ/RAC)

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

BANDARA
Cegah Penyebaran Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Internasional dari 4 Negara Ini

Cegah Penyebaran Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Internasional dari 4 Negara Ini

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:24

Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) resmi meningkatkan status kesiapsiagaan guna mencegah masuknya wabah Hantavirus ke Indonesia.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill