Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini
Minggu, 5 Juli 2026 | 19:50
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.
TANGERANGNEWS.com—Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kota Tangerang menggelar kegiatan bertajuk Pagurauan Samalam Suntuk atau bincang-bincang semalaman.
Acara berlangsung di Sekretariat DPD IKM Kota Tangerang Jalan Teuku Umar, Karawaci Kota Tangerang, Jumat (29/11/2019) malam.
Kehadiran IKM ini sebagai wadah pemersatu bagi warga minang yang ada di Kota Tangerang. IKM berdiri sudah puluhan tahun, hadir di berbagai daerah bahkan di luar negeri.
Dalam kegiatan yang diisi dengan tarian dan nyanyian khas warga minang ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin. Dalam sambutannya, Sachrudin mengaku sangat mengapresiasi acara tersebut. Ia juga mengajak IKM untuk ikut berpartisipasi membangun Kota Tangerang.
"Saya yakin orang awa itu pasti hidupnya sejahtera, karena pandang menjunjung langit. Kota Tangerang ini terbuka untuk siapa saja. Orang Padang juga banyak di Tangerang," kata Sachrudin, Jumat (29/11/2019).
Baca Juga :
Menurut ia, silaturahmi merupakan kebutuhan bagi semua masyarakat. Melalui kegiatan ini, ia berharap akan tercipta persatuan dan membangun kolaborasi antara warga minang dan masyarakat Kota Tangerang.
"Silatuhrami ini kebutuhan kita semua. Mudah-mudahan melalui silaturahmi ini ada sebuah kesepakatan bersama untuk membangun sinergitas. Untuk memenuhi proses pemenuhan kebutuhan kita," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD IKM Kota Tangerang Indra Jaya menjelaskan, acara ini diadakan untuk membangun silaturahmi sekaligus menguatkan IKM sebagai wadah pemersatu dalam mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Di sini IKM hadir untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan di Kota Tangerang. Hari ini NKRI harus bersatu, walaupun kami warga minang, tapi kami siap bersinergi dan berkontribusi untuk Kota Tangerang," ucap Indra.
Ia juga mengaku siap mendukung program-program Pemerintah Kota Tangerang untuk kesejahteraan sosial. Sebagai bentuk partisipasinya kepada masyarakat Kota Tangerang, dalam waktu dekat pihaknya juga akan mengoperasikan ambulans gratis dan siap melayani masyarakat tanpa memandang ras, suku, dan agama.
"Kami berencana akan memberikan mobil ambulans gratis untuk warga Kota Tangerang. Dan harapan terbesar kami adalah membangun rumah-rumah gadang di Kota Tangerang, mudah-mudahan di tahun 2020 nanti akan terwujud," pungkasnya.(RMI/HRU)
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews