KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Pencurian kendaraan bermotor dengan modus pura-pura menghuni kontrakan terjadi di Kampung Mekar Bakti, RT02/01, Desa Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang.
Satu unit motor Yamaha Mio, A-4504-CX milik Nila Gustiana raib dibawa kabur pelaku, pada Selasa (20/4/2021) petang.
Menurut korban, pelaku yang berjumlah satu orang sebelumnya datang ke kontrakan tersebut dua kali menanyakan tempat yang kosong untuk ditinggali. "Pertama datang pakai jaket ojek online. Katanya mau ngontrak disamping kontrakan saya, ternyata itu cuma modus," jelas Nila, Rabu (21/4/2021).
Kemudian, pelaku yang berpostur tubuh gemuk tinggi itu datang lagi menggunakan jaket security. Dia sempat menyapu lantai depan kontrakan yang katanya akan dia tempati.
"Dia ngaku ya baru mau pindahin barang-barangnya malam ini," tambahnya.
Korban pun merasa tidak curiga dengan gelagat tersangka. Silanya, korban memarkirkan motornya di depan kontrakan dan lupa jika kuncinya masih berada di tempat kontak.
Akhirnya sekitar pukul 18.00 WIB sehabis buka puasa, korban mendapati motornya telah raib.
"Tetangga saya lihat pelaku membawa kabur motor itu kencang sekali," ujar Nila.
Nila menambahkan, sebelumnya pemilik kontrakan sempat KTP dan DP kepada pelaku. Namun pelaku beralasan akan mengurus ya nanti sekaligus membayar sewa selama tiga bulan.
"Modus ini harus diwaspadai. Jangan sampai terjadi lagi," tukasnya. (RAZ/RAC)
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews