Connect With Us

Rumah Ditinggal Ngungsi Lantaran Banjir, Kapolres Tangsel : Awas Rawan Pencurian Rumah Kosong

Rachman Deniansyah | Sabtu, 20 Februari 2021 | 19:00

Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Banjir yang melanda di sejumlah wilayah Tangerang Selatan sejak Sabtu (20/2/2021) dini hari, membuat sejumlah rumah warga terendam. 

 

Akibatnya, tak sedikit warga yang terdampak rela meninggalkan rumahnya dalam kondisi kosong untuk mengungsi ke lokasi yang terbebas dari banjir. 

 

Namun, di satu sisi, kondisi demikian juga dapat menciptakan peluang bagi para pelaku kriminal untuk menjalankan aksi kejahatannya. 

 

Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin mengungkapkan, salah satu tindak kriminal yang kerap terjadi saat kondisi tersebut adalah pencurian terhadap rumah kosong. 

 

"Potensi kerawanannya kalau rumah itu ditinggalkan biasanya itu adalah pencurian rumah kosong. Tindak pidana pencurian dengan pemberatan," ungkap Iman usai meninjau lokasi banjir di Kampung Kayu Gede, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangsel, Sabtu (20/2/2021). 

Untuk mencegahnya, Iman menegaskan akan menempatkan personelnya untuk melakukan penjagaan di rumah-rumah warga yang terdampak banjir tersebut. 

 

"Kita melakukan penjagaan dari Polsek dan Polres, kita tempatkan anggota kita, karena banyak rumah rumah yang ditinggalkan warga. Sehingga rumah tersebut kosong karena mengungsi. Maka kita tempatkan anggota kita untuk melakukan patroli dan melakukan penjagaan supaya tidak terjadi kejahatan," ujar Iman. 

 

Seperti diketahui, guyuran hujan deras yang terjadi sejak Jumat (19/2/2021) malam. Setidaknya telah membuat sebanyak 19 titik wilayah di Tangsel terendam banjir. 

 

Namun menurut catatan TangerangNews.com, banjir yang terparah bahkan mencapai hampir dua meter dan merendam rumah warga, terjadi Kampung Kayu Gede, Paku Jaya, Serpong Utara dan Perumahan Pondok Maharta, serta Kampung Bulak, Pondok Aren, Tangsel.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

PROPERTI
Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Rabu, 6 Mei 2026 | 13:49

Di tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill