Kondisinya Rusak, Empat Halte Bus Tayo Tangerang Diperbaiki
Senin, 28 September 2026 | 20:53
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan perbaikan terhadap sejumlah halte yang mengalami kerusakan.
TANGERANGNEWS.com-Banjir yang melanda di sejumlah wilayah Tangerang Selatan sejak Sabtu (20/2/2021) dini hari, membuat sejumlah rumah warga terendam.
Akibatnya, tak sedikit warga yang terdampak rela meninggalkan rumahnya dalam kondisi kosong untuk mengungsi ke lokasi yang terbebas dari banjir.
Namun, di satu sisi, kondisi demikian juga dapat menciptakan peluang bagi para pelaku kriminal untuk menjalankan aksi kejahatannya.
Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin mengungkapkan, salah satu tindak kriminal yang kerap terjadi saat kondisi tersebut adalah pencurian terhadap rumah kosong.
"Potensi kerawanannya kalau rumah itu ditinggalkan biasanya itu adalah pencurian rumah kosong. Tindak pidana pencurian dengan pemberatan," ungkap Iman usai meninjau lokasi banjir di Kampung Kayu Gede, Paku Jaya, Serpong Utara, Tangsel, Sabtu (20/2/2021).
Untuk mencegahnya, Iman menegaskan akan menempatkan personelnya untuk melakukan penjagaan di rumah-rumah warga yang terdampak banjir tersebut.
"Kita melakukan penjagaan dari Polsek dan Polres, kita tempatkan anggota kita, karena banyak rumah rumah yang ditinggalkan warga. Sehingga rumah tersebut kosong karena mengungsi. Maka kita tempatkan anggota kita untuk melakukan patroli dan melakukan penjagaan supaya tidak terjadi kejahatan," ujar Iman.
Seperti diketahui, guyuran hujan deras yang terjadi sejak Jumat (19/2/2021) malam. Setidaknya telah membuat sebanyak 19 titik wilayah di Tangsel terendam banjir.
Namun menurut catatan TangerangNews.com, banjir yang terparah bahkan mencapai hampir dua meter dan merendam rumah warga, terjadi Kampung Kayu Gede, Paku Jaya, Serpong Utara dan Perumahan Pondok Maharta, serta Kampung Bulak, Pondok Aren, Tangsel.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan perbaikan terhadap sejumlah halte yang mengalami kerusakan.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews