Connect With Us

Pemkot Tangerang Dirikan Posko Pengungsi di 4 Kecamatan Tergenang

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 20 Februari 2021 | 11:26

Tampak warga yang terkena banjir saat di evakuasi. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com—Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan beberapa titik di Kota Tangerang tergenang. 

 

"Sampai tadi jam setengah tujuh, untuk titik yang tergenang ada di 12 RW yang tersebar di empat kecamatan," ujar Mulyani, Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang, Sabtu (20/2/2021). 

 

Wilayah yang tergenang tersebut seperti di Kompleks Garden Kecamatan Periuk dan Kompleks Ciledug Indah, Kecamatan Karang Tengah. Menurutnya, tinggi genangan air bervariasi. 

 

"Untuk ketinggian air bervariasi mulai dari 10 cm sampai 50 cm," imbuhnya. 

 

Pemerintah Kota Tangerang bersama masyarakat pun langsung mendirikan beberapa posko pengungsian dan dapur umum. Termasuk juga menerjunkan petugas dan perahu karet ke lokasi genangan. 

"Kita sudah mendirikan posko banjir di kantor kecamatan dan juga beberapa musala, seperti musala Darussalam di kelurahan Gebang Raya Periuk," jelasnya. 

 

"Tadi pagi untuk yang di Periuk kita sudah kirimkan bantuan berupa air mineral dan makanan," sambungnya. 

 

Mengenai jumlah korban, Mulyani menerangkan pihaknya sampai saat ini masih melakukan pendataan. 

 

"Kita masih data bersama dengan pihak kelurahan," ucapnya. 

 

Mulyani juga mengimbau kepada masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan bisa langsung mengirimkannya ke Posko Banjir di Gedung MUI Kota Tangerang yang berada di depan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang. 

"Tadi berdasarkan laporan di lapangan, mereka membutuhkan bantuan berupa masker, matras serta makanan dan minuman," tuturnya. 

 

"Bagi masyarakat yang ingin membantu bisa langsung mengirimkan bantuan ke Kantor MUI, diutamakan bantuannya berupa barang," pungkasnya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill