Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com—Kota Tangerang dilanda banjir setelah hujan deras. Banjir ini menelan korban jiwa.
"Ya, ada satu korban meninggal dunia karena tenggelam," ujar Ade Kurniawan, Kepala Humas PMI Kota Tangerang, Sabtu (20/2/2021).
Ade menjelaskan tim PMI bersama BPBD berhasil mengevakuasi korban tenggelam di lapangan bola yang terendam banjir di Kampung Uwung Hilir, Kota Tangerang.
"Korban tenggelam akhirnya sudah diketemukan pada pukul 13.15 WIB," katanya.
Korban tenggelam ini bernama Ahmad Wildani, 19, warga Uwung Hilir, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.
Ade mengungkapkan, kronologi kejadian berawal saat korban bersama sejumlah temannya pukul 08.00 WIB sedang merakit perahu dengan bahan baku pohon pisang.
Lalu, korban mencoba ke tengah lapangan bola yang direndam banjir dengan ketinggian 1,5 meter sampai 2 meter ini. Namun, kaki korban mengalami kontraksi otot alias keram.
Saat kakinya keram tersebut, teman korban sempat berupaya menolongnya dengan melemparkan busa untuk kemudian ditarik ke tepi.
"Tetapi tak kuat, kemudian korban tenggelam," pungkasnya.
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGRibuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.
Masa libur sekolah menjadi momen yang banyak dimanfaatkan keluarga untuk menghabiskan waktu bersama.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews