Connect With Us

Aksi Pencurian Vespa Klasik Terekam CCTV di Larangan Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 4 Desember 2020 | 10:40

Screenshot video aksi pencurian kendaraan di Jalan Inpres 5A, RT01/009, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Aksi pencurian Vespa PX tahun 84 di salah satu rumah, di Jalan Inpres 5A, RT01/009, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Kamis (03/12/2020) dini hari, terekam CCTV.

 

Dalam rekaman tersebut, terlihat pelaku mengenakan sweater berwarna putih beraksi seorang diri.

 

Pelaku sempat memantau situasi sekitar. Setelah dirasa aman, dia langsung menghampiri Vespa yang sudah diincarnya. Pelaku membawa kabur Vespa tersebut dengan mendorongnya.

Menurut keterangan penghuni rumah, Dinda Mayang, aksi pencurian itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Sepeda motor milik ayahnya itu diparkirkan di halaman rumah seperti biasa.

 

"Bapak baru saja pulang dari pasar jam 4 subuh, Vespanya memang selalu diparkir di halaman rumah," ujarnya.

 

Tak lama setelah itu, korban yang hendak pergi ke warung mendapati motornya sudah tidak ada.

 

"Setelah 15 menit berselang, bapak saya mau ke warung, motor sudah hilang," ucapnya.

BANTEN
Hendak Kabur ke Luar Negeri, 2 Pelaku Penipuan Haji VIP Rp7,6 Miliar Diringkus di Apartemen Tangerang

Hendak Kabur ke Luar Negeri, 2 Pelaku Penipuan Haji VIP Rp7,6 Miliar Diringkus di Apartemen Tangerang

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:36

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten meringkus dua orang pelaku dugaan penipuan dan penggelapan dana penyelenggaraan ibadah haji khusus jenis Mujamalah.

NASIONAL
 Perusahaan Otomotif Jepang Mau Hengkang ke Vietnam Jadi Sinyal Kuat PHK Massal

Perusahaan Otomotif Jepang Mau Hengkang ke Vietnam Jadi Sinyal Kuat PHK Massal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Munculnya informasi mengenai potensi relokasi dua perusahaan komponen otomotif asal Jepang dari Indonesia ke Vietnam perlu menjadi perhatian serius semua pemangku kepentingan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill